ODP di Garut Sembuh Jadi 1.364 Orang

ODP di Garut Sembuh Jadi 1.364 Orang
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Jumlah orang dalam pemantuan (ODP) terkait pandemi Covid-19 di Kabupaten Garut dinyatakan selesai dalam masa pemantauannya atau sembuh terus bertambah.

Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut mencatat, hingga Minggu (12/4/2020) pukul 18.00 WIB, jumlah dari sebanyak 1.962 ODP di Kabupaten Garut, sebanyak 1.364 ODP di antaranya dinyatakan selesai masa pemantauannya. Masih terdapat sebanyak 582 ODP dalam pemantauan namun tak dirawat, dan sebanyak 15 di antaranya dalam perawatan di rumah sakit dan puskesmas.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang kini dalam perawatan di ruang isolasi RSU dr Slamet Garut sebanyak 11 orang. Sebanyak 20 orang di antaranya dinyatakan selesai. Sebagian di antaranya meninggal dunia, dan sebagian lagi dipulangkan karena dinyatakan sembuh dan bukan terjangkit Covid-19.

Sedangkan jumlah kasus pasien positif Covid-12 masih dua orang. Seorang di antaranya masih dirawat di RSU dr Slamet Garut, dan seorang lagi menjalani isolasi mandiri di rumah.

Begitu pun jumlah orang tanpa gejala (OTG), jumlahnya masih tetap sebanyak 177 orang, dan semuanya masih dalam proses pemantauan.

Menurut Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut Ricky Rizki Darajat mengatakan, Tim Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Garut kini sedang melaksanakan tes cepat (rapid test) tahap kedua terhadap warga terutama kalangan ODP. Dia berharap tidak ditemukan ada yang positif terjangkit Covid-19.

Ditambahkannya, pihak RSU dr Slamet Garut sendiri siap menambah ruang isolasi khusus pasien Covid-19 dari semula sebanyak 30 ruangan menjadi 60 ruangan. Sebanyak 30 ruangan isolasi yang baru berada di gedung Puspa.

"Yang sekarang siap (digunakan) ada 30 ruangan. Ditambah di Puspa juga ada 30 ruangan," ujarnya.

Pantauan INILAH, berbagai kalangan masyarakat di Garut hingga kini terus melakukan berbagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. Mulai pembagian masker, dan pembersih tangan (hand sanitizer) hingga penyemprotan desinfektan di berbagai lokasi. Seperti penyemprotan cairan desinfektan di lingkungan perumahan Margamulya Pataruman Tarogong Kidul untuk kali kedua. (Zainulmukhtar)