Inilah Isi Surat Edaran MUI Kota Bandung

Inilah Isi Surat Edaran MUI Kota Bandung
Inilah Isi Surat Edaran MUI Kota Bandung

INILAH, Bandung - Di tengah Pandemi Virus Corona (Covid 19), Majelias Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, mengeluarkan surat edaran bagi kaum muslim atau umat Islam di Kota Bandung. Dalam surat edaran ini, sebagai panduan tambahan bagi seluruh warga Kota Bandung, khusus menghadapi bulan Ramadhan 1441 H.

Dewan Pimpinan MUI Kota Bandung Prof. DR. KH. Miftah Faridl mengungkapkan ada beberapa poin yang cukup penting.

1. Bahwa sebagai umat Islam, kita berkewajiban beriman untuk bertawakal kepada Allah SWT, dan berihtiar semaksimal mungkin dalam usaha mencegah penyebaran
terpaparnya Virus Corona (Covid-19) kepada diri sendiri, keluarga dan orang lain.

2. MUI Kota Bandung mengajak kepada seluruh warga Kota Bandung untuk meningkatkan taqarrub kepada Allah SWT., serta mentaati dan melaksanakan panduan dan protokoler tindakan preventif yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

3. Menghimbau kepada seluruh warga Kota Bandung agar menghindari kegiatan dan beraktivitas dalam kerumunan orang banyak, termasuk aktifitas ibadah shalat berjamaah di mesjid, seperti termasuk sholat berjamaah lima waktu dan sholat jum’at sesuai dengan Fatwa MUI Pusat.

4. Melakukan kegiatan di rumah dengan mengajak keluarga dengan cara memperbanyak ibadah sunnah, membaca Al Quran, dzikir dan berdo’a.

5. Khusus untuk bulan Ramadhan:

a. Umat Islam selain diwajibkan menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan sebaik-baiknya sesuai aturan syara, juga diperintahkan untuk memperbanyak amal shaleh.

b. Buka puasa dan sahur hendaknya dilakukan oleh individu bersama keluarga inti, tidak menyelenggarakan acara buka puasa dan sahur bersama yang mengundang banyak orang.

c. Shalat sunat Tarawih dilakukan secara berjamaah dengan keluargaatau sendiri-sendiri di rumah masing-masing, tidak di masjid atau di musalla atau di tempat lain
yang dihadiri banyak orang.

d. Tadarrus al-Quran dilakukan secara individual di rumah masing-masing.

e. Tidak melakukan i’tikaf (secara berjamaah).

f. Tidak menyelenggarakan Peringatan Nuzulul Quran dan ceramah-ceramah lainnya dengan mengundang banyak orang.

g. Mengumandangkan Takbir (takbiran) pada malam Idul Fitri atau shubuh dilakukan secara individual di rumah masing-masing.

h. Tidak melaksanakan Shalat Sunat Idul Fitri dilapangan atau di mesjid.

i. Tidak menyelenggarakan acara Halal Bil Halal atau acara lainnya dengan mengundang banyak orang baik di kota Bandung atau sengaja ke luar kota Bandung

j. Pemberian dan penyaluran zakat, infaq, shodaqoh ditingkatkan dengan tanpa mengumpulkan orang banyak.

k. Manfaatkan media sosial untuk dakwah islamiyah

6. Dihimbau kepada seluruh warga kota Bandung, demi kemaslahatan & untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona dengan menahan diri disertai bertawakal kepada Allah SWT., tidak melakukan mudik ke kampungnya masing-masing.

7. Dihimbau kepada seluruh Pimpinan MUI Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Bandung agar mengedukasi masyarakat disekitarnya, untuk melakukan Pola Hidup bersih dan Sehat serta disiplin untuk menghindari penularan virus Copid-19

8. Surat edaran ini dapat diabaikan bila pada saatnya telah diterbitkan pernyataan resmi Pemerintah Pusat atau Pemerinta Daerah yang menyatakan bahwa keadaan telah aman dari penyebaran Covid-19. (okky adiana)