Kekurangan APD, DPRD Jabar: Silakan Mengajukan

Kekurangan APD, DPRD Jabar: Silakan Mengajukan
istimewa

INILAH, Bandung – Minimnya ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) di rumah sakit dan Puskesmas, hingga saat ini masih jadi hambatan pemerintah dalam penanganan pandemik corona virus disease 19 (covid-19), salah satunya Kabupaten Bandung.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Tia Fitriani mengatakan, pihaknya menyadari akan permasalahan tersebut dan terus berupaya mencari solusi demi memenuhi kebutuhan para petugas medis, yang tengah berjuang dalam penanganan corona. Beberapa tindakan pun sudah dilakukan, khususnya dalam memberikan bantuan kepada rumah sakit dan Puskesmas.

Hanya saja Tia tidak menampik, jika saat ini pihaknya sementara mendahulukan rumah sakit atau puskesmas yang meminta langsung secara terbuka, dalam memenuhi kebutuhan APD. Sebab, langkanya ketersediaan APD di pasaran, menjadi kendala lain pihaknya dalam mendistribusikan peralatan tersebut.

“Yang jelas, kami mewakili dari Provinsi Jawa Barat selalu monitor ke lapangan, karena memang untuk masalah APD kita sangat kurang. Bantuan juga memang masih belum merata. Sebab yang menjadi prioritas kami saat ini adalah untuk wilayah yang masuk dalam zona merah. Kami selalu berusaha untuk pro aktif, untuk memberikan bantuan APD kepada rumah sakit dan Puskesmas,” ujar Tia kepada INILAH, Selasa (14/4/2020).

“Salah satunya seperti kemarin, saya dapat laporan dari daerah mengenai kekurangan APD di Rumah Sakit Umum Majalaya. Secara pribadi, saya dan Nasdem mengupayakan bantuan. Itu juga kita tidak bisa penuhi semua, karena seperti masker di pasaran juga langka. Tetapi memang, kita tidak bisa asal kasih. Kita hanya bisa kasih, kalau ada permintaan terbuka. Jadi kita utamakan kepada mereka yang mengajukan permintaan bantuan. Jika ada rumah sakit atau Puskesmas yang butuh, silakan ajukan,” sambung Tia.

Dia menghimbau, kepada rumah sakit atau Puskesmas untuk tidak segan mengajukan permintaan bantuan jika memang kondisinya sangat membutuhkan APD dalam upaya penanganan pandemik corona. Sebab pihaknya pun saat ini tengah melakukan pendataan, dalam menyalurkan bantuan APD.

“Kita pro aktif. Kalau ada informasi, langsung akan kita tanggapi. Soalnya memang sekarang ini kita sedang konsentrasi, melakukan pendataan untuk penyaluran bantuan APD ini. Ini yang harus harus disikapi betul, dalam upaya kita melakukan penanganan corona,” ucapnya. (Yuliantono)