Imbas Corona, Ribuan Karyawan di Bandung Terkena PHK dan Dirumahkan

Imbas Corona, Ribuan Karyawan di Bandung Terkena PHK dan Dirumahkan
(Antara Foto)

INILAH, Bandung - Ribuan karyawan di Kota Bandung mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan. Hal itu dikarenakan pandemi virus corona atau Covid-19.

Kadisnaker Kota Bandung, Arief Syaifudin mengatakan, para karyawan yang terkena PHK didominasi dari industri manufaktur dan perhotelan. Data tersebut merupakan hasil laporan masyarakat kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung sejak beberapa hari lalu hingga Minggu (12/4).

Lebih lanjut, Arief menyebutkan, kebanyakan karyawan yang terkena kebijakan PHK dan dirumahkan merupakan warga asli Kota Bandung. Adapun rinciannya, sebanyak 3.068 orang yang di PHK dan 4.614 yang dirumahkan.

"Karyawan terdampak dari COVID-19 di Kota Bandung sampai Minggu yang di PHK dan dirumahkan berKTP Bandung ada sebanyak 7.682 orang," ucap Arief saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (14/4/2020).

Setelah selesai verifikasi data keseluruhan karyawan terkena PHK dan dirumahkan, Arief menambahkan, data tersebut akan diserahkan kepada Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan Provinsi Jawa Barat. Hal itu ditunjukkan untuk laporan dampak dari pandemi COVID-19.

"Kalau untuk kartu prakerja sudah online. Disnaker pada Maret lalu sudah mengajukan kartu prakerja ke pemerintah pusat sebanyak 20.059 orang," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)