Paguyuban Pengusaha Muda Desa Rahayu Bagikan Masker Kain di Jalan Raya Mahmud-Margaasih

Paguyuban Pengusaha Muda Desa Rahayu Bagikan Masker Kain di Jalan Raya Mahmud-Margaasih
Foto: Dani R Nugraha

INILAH,Bandung- Paguyuban pengusaha muda di Desa Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung membagi-bagikan masker gratis pada pengendara mobil motor dan warga yang melintas di sepanjang Jalan Raya Mahmud- Margaasih Desa Rahayu.

Pembagian masker gratis yang juga dihadiri oleh Kepala Desa Rahayu itu, merupakan bagian dari kegiatan sosial pembagian 1000 paket sembako untuk masyarakat yang terdampak wabah virus corona.

Ketua paguyuban Rahayu peduli, Apip Khoerudin (35) mengatakan, pembagian masker gratis pada masyarakat Desa Rahayu dan juga para pengendara yang melintas disepanjang Jalan Raya Mahmud-Margaasih ini adalah bagian dari aksi sosial para pelaku usaha di desa tersebut. Tujuannya untuk semakin menggugah kesadaran masyarakat untuk bersama sama memutus atau mencegah penyebaran virus corona (covid-19). Dalam aksi sosial itu dibagikan ratusan helai masker kain kepada pengguna jalan dan masyarakat Desa Rahayu.

"Harapan kami masyarakat dan kita semua terus meningkatkan kesadaran untuk bersama sama mencegah penularan virus corona. Salah satu pencegahannya adalah dengan selalu menggunakan masker saat berada di tempat umum, nah hari kami bagikan masker kain untuk dipakai sehari hari," kata Apip disela pembagian masker, Selasa (14/4/2020).

Selain membagi-bagikan ratusan maker kain, kata Apip, hari ini juga mereka membagikan 1000 paket bantuan sembako untuk masyarakat Desa Rahayu yang terdampak bencana wabah virus corona. Sebanyak 1000 paket sembako senilai kurang lebih Rp 300 juta itu, dibagikan pada masyarakat, guru ngaji dan honorer yang tersebar di 18 RW. Pembagian paket sembako ini adalah tahap pertama bantuan untuk masyarakat Desa Rahayu yang dikumpulkan dari para pelaku usaha yang banyak tersebar di desa tersebut.

"Pembagian bantuan sembako ini adalah tahap pertama. Akan ada tahap selanjutnya hingga dua bulan kedepan. Karena memang sampai saat ini donasi masih terus berjalan, Alhamdulilah kawan kawan pengusaha di Desa Rahayu sangat antusias dengan aksi sosial ini. Semoga saja kepedulian kami para pengusaha lokal  ini dapat menginspirasi para pengusaha lainnya yang ada di Kabupaten Bandung, Jabar dan Indonesia. Ayo kita sama sama bergandengan tangan, saling membantu masyarakat yang ada disekitar kita," ujarnya.

Kepala Desa Rahayu, Dadang Suryana menyambut gembira aksi sosial yang digagas dan dilaksanakan oleh para pengusaha muda di desanya itu. Karena memang saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan, terutama bantuan pangan. Karena bantuan pangan atau jaring pengaman sosial yang dijanjikan pemerintah baik itu dari Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemprov Jabar maupun Pemerintah Pusat tak kunjung datang. Selain tak jelas rimbanya, diperkirakan bantuan dari pemerintah ini juga tidak akan mengcover semua masyarakat yang membutuhkan.

"Saat ini masyarakat sudah sangat membutuhkan bantuan. Bantuan yang dijanjikan pemerintah juga enggak datang datang. Adanya gerakan sosial dari para pengusaha muda di Desa Rahayu ini tentu sangat membantu masyarakat kami," katanya.

Dikatakan Dadang, saat ini sudah ada tiga orang warga Desa Rahayu yang dinyatakan positif terkena virus corona dan lima orang di Kecamatan Margaasih. Hal ini tentunya harus disikapi serius oleh semua pihak, paling tidak dengan terus meningkatkan kewaspadaan dan juga disiplin masyarakat untuk melaksanakan psikal distancing atau jaga jarak. Begitu juga sangat penting untuk memastikan keamanan pangan masyarakat yang terpaksa tidak dapat mencari nafkah keluar rumah.

"Di desa kami itu ada sekitar 1700 an masyarakat yang berhak menerima bantuan. Tapi pendataan dari Pemkab Bandung, Pemprov Jabar dan Pusat belum bisa menutup semua kebutuhan. Sehingga adanya bantuan dari para pengusaha lokal Desa Rahayu ini sangat luar biasa membantu masyarakat yang saat ini memang sangat membutuhkan uluran tangan kita semua," ujarnya.(rd dani r nugraha)