Segini Jumlah Personil untuk Sosialisasi dan Penerapan PSBB di Kab Bogor

Segini Jumlah Personil untuk Sosialisasi dan Penerapan PSBB di Kab Bogor
foto: INILAH/Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - 1.000 lebih personil gabungan dari Dinas Perhubungan, kepolisian dan TNI di Kabupaten Bogor mulai besok akan melakukan sosialisasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko penyebaran wabah virus corona (covid 19)

"Mulai besok hingga 14 hari kedepan Kabupaten Bogor  akan menerapkan PSBB, 1.000 lebih personil gabungan akan melakukan soaialisasi terlebih dahulu sebelum memberikan sanksi denda atau pidana sesuai Undang - Undang nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan," ucap Bupati Bogor Ade Yasin ketika ditemui wartawan di Fly Over Jalan Raya Bogor, Cibinong, Selasa (14/4).

Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini menerangkan bahwa selain mensosialisasikan PSBB, tim gabungan juga akan mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) Bogor nomor 16 tahun 2020.

"Baik pengendara motor, penumpang kendaraan roda dua atau rida empat diwajibkan memakai masker, untuk angkutan umum para supir diwajibkan hanya mengisi separuh dari total kapasitas penumpang termasuk tidak boleh ada penumpang angkutan umum atau angkot yang duduk didepan," terangnya.

Ade menambahkan untuk angkutan barang atau truk juga diberlakukan pembatasan atau penghentian sementara, kecuali truk yang mengangkut kebutuhan pokok, alat atau kebutuhan kesehatan, logistik, peredaran uang, bahan bakar minyak (BBM), bahan baku industri, angkutan bus antar jemput karyawan, truk yang mengangkut keperluan eksport import fan yang mengangkut keperluam pertahanan dan keamanan.

"Bagi truk atau angkutan diluar kategoro diatas untuk tahap awal akan kami suruh putar balik, tetapi suatu saat juga akan diberikan sanksi baik denda atau pidana penjara," tambah Ade.

Ia menjelaskan pengetatan arus kendaraan lalu lintas akan dilakukan di 53 titik di 40 kecamatan di Bumi Tegar Beriman dan akan ditambahkan personilnya di zona merah penyebaran virus corona.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy melanjutkan bahwa 1.020 personil akan dibagi kedalam 53 titik atau pos check point, mereka akan bertugas didalam 3 shift.

"Pengetatan arus kendaraan lalu lintas ini akan berlaku 24 jam hingga seluruh personil gabungan akan terbagi kedalam tiga shift, kami memgingatkan agar ojek pangkalan atau online tidak membawa penumpang kalau mereka tetap melanggar akan kami berikan sanksi baik itu ringan atau berat," lanjut AKBP Roland. (Reza Zurifwan)