ODP di Kab Sukabumi Berkurang Ribuan Setelah Jalani ISolasi

ODP di Kab Sukabumi Berkurang Ribuan Setelah Jalani ISolasi
Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid. (Antara Foto)

INILAH, Sukabumi- Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) COVID-19 di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berkurang hingga ribuan orang, setelah menjalani masa isolasi mandiri dan dipantau kondisi kesehatannya oleh surveilans maupun relawan.

"Dari update data per Selasa, (14/4) jumlah ODP sebanyak 3.535 jiwa dan 1.370 masih dalam pemantauan, sehingga ODP berkurang atau yang selesai mencapai 2.165 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Sukabumi Harun Alrasyid di Sukabumi, Selasa (15/4/2020).

Setiap ODP, dicatat nama, alamat maupun nomor kontak untuk memudahkan pemantauan.

Warga yang masuk dalam status ODP disebabkan oleh beberapa faktor seperti pulang maupun keluar masuk dari zona merah khususnya DKI Jakarta, Bogor, Bekasi dan luar daerah lainnya.

Selanjutnya, mereka yang pernah berinteraksi dengan pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif COVID-19.

Selama berstatus ODP, warga wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan selalu melaporkan kondisi kesehatannya dan jika ada gejala terinfeksi virus corona harus segera melapor agar cepat ditanggulangi.

Tingginya jumlah ODP di Kabupaten Sukabumi dikarenakan banyaknya masyarakat yang pulang kampung dari daerah zona merah dan warga yang baru dari luar daerah wajib melapor ke pengurus RT, RW atau puskesmas.

"Maka dari itu, kami mengimbau kepada warga, baik bekerja maupun tinggal di luar daerah/negeri agar tidak mudik dahulu ke Kabupaten Sukabumi untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, meskipun pulang kampung merupakan hak," katanya.

Harun yang merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi mengakui berkurangnya jumlah ODP selain dinyatakan sehat setelah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, ada juga yang naik statusnya menjadi PDP serta hasil tes cepat (rapid tes) positif COVID-19.

Saat ini tercatat 86 PDP, 39 selesai pengawasan, empat orang meninggal dunia. Sementara untuk posien positif COVID-19 hasil pemeriksaan swab sebanyak empat orang dan kondisinya sudah mulai berangsur pulih. (Antara)