BLK Baleendah Jadi Tempat Karantina ODP dan PDP Covid-19 di Kabupaten Bandung

BLK Baleendah Jadi Tempat Karantina ODP dan PDP Covid-19 di Kabupaten Bandung

INILAH,Bandung- Pemerintah Kabupaten Bandung menjadikan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah sebagai tempat karantina warga yang diduga terpapar virus corona (covid-19) di wilayahnya. Penggunaan BLK sebagai tempat isolasi karena dnilai cukup memenuhi persyaratan.

Juru bicara Gugus tugas penanganan Covid-19, Kabupaten Bandung, Yudi Abdurahman mengatakan, kebutuhan akan tempat karantina untuk mengisolasi warga yang diduga terpapar virus corona saat ini bisa dikatakan sudah mendesak. Mengingat saat ini rumah sakit rujukan pun saat ini terbilang sudah cukup sibuk dan padat. Maka kebutuhan untuk tempat isolasi di Kabupaten Bandung tak bisa dihindarkan lagi.

"BLK di Manggahang ini memenuhi syarat untuk tempat karantina. Kapasitasnya bisa menampung sampai 50 orang, dimana setiap kamar bisa ditempati dua orang. Kemudian lokasinya juga meskipun dalam kawasan pemukiman tapi jauh dari rumah penduduk," kata Yudi melalui sambungan telepon hotline service Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung, Rabu (15/4/2020).

Dikatakan Yudi, di komplek BLK ini juga terdapat berbagai fasilitas pendukung untuk dijadikan sebagai tempat karantina. Diantaranya pantry, tempat ibadah, lapangan dan lainnya. Kemdian, untuk Sumber Daya Manusia (SDM yang direkrut oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan ditugaskan di tempat karantina ini terdapat satu orang dokter, satu orang perawat, dua orang penata gizi, petugas kebersihan dan petugas keamanan.

"Sejak kemarin sudah dioperasikan. Sekarang ada dua orang tanpa gejala (OTG) yang tengah menjalani isolasi di tempat itu. Mereka disolasi karena meski tidak merasakan apa apa, tapi hasil rapid tesnya menunjukan adanya virus tersebut. Tapi mudah mudahan saja kedua orang ini negatif dan warga yang harus dikarantina ditempat ini tidak bertambah lagi," ujarnya. 

Yudi melanjukan, hingga Rabu (15/4) di Kabupaten Bandung terdapat 1.219 orang dalam pemantaun (ODP), kemudian pasien dalam pantauan (PDP) sebanyak 120 orang, dimana 20 orang dinyatakan positif, 69 orang telah selesai pemantauan dan 31 orang masih dalam pengawasan. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak dua orang dan yang dinyatakan sembuh sebanyak dua orang.

"Untuk rumah sakit rujukan penanganan virus corona ini ada RS Rotisulu, RSHS, RS Al Ihsan dan RS Dustira. Sedangkan untuk RSUD Soreang dan RSUD Majalaya hanya sebagai tempat penanganan awal pasien. Untuk penanganan virus corona itu memang harus dirujuk ke rumah sakit rumah sakit yang telah ditunjuk itu, karena penanganan dan peralatannya khusus," katanya.(rd dani r nugraha).