Siap-siap Warga Bandung! Pemkot Resmi Ajukan PSBB

Siap-siap Warga Bandung! Pemkot Resmi Ajukan PSBB
Sejumlah warga melintas di Jalan Asia Afrika yang ditutup untuk pembatasan sosial dan pengurangan titik kumpul warga di Kota Bandung, Rabu (15/4/2020). Sejumlah kepala daerah di Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi dan Kabupaten Sumedang bersepakat dengan Gubernur Jawa Barat untuk pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 22 April mendatang guna mencegah penyebaran Covid-19. (Syamsuddin Nasoetion)
Siap-siap Warga Bandung! Pemkot Resmi Ajukan PSBB
Siap-siap Warga Bandung! Pemkot Resmi Ajukan PSBB

INILAH, Bandung - Ketua Umum Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Oded M Danial memastikan telah melayangkan surat permohonan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke pemerintah pusat melalui Gubernur Jawa Barat.

Dia meminta, warga Kota Bandung untuk bersiap menghadapi PSBB yang bakal berlangsung di kawasan Bandung Raya. Dia imbau warga disiplin menjalankan imbauan pemerintah.

Sebab, disamping kesiapan pemerintah, PSBB juga harus didukung masyarakat agar bisa efektif memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Hari ini sudah dilaksanakan tahapan-tahapan dengan membuat surat kepada pemerintah pusat melalui gubernur. Seiring dengan itu saya mengundang Forkopimda untuk membahas persiapan-persiapan,” kata Oded di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Rabu (15/4/2020).

Dari hasil rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ini, dia menuturkan bahwa aparat gabungan siap mendukung skema pengamanan di 42 akses perbatasan Kota Bandung.

“Alhamdulillah dari rapat terbatas kita sudah mendapatkan gambaran dari kepolisian dan TNI. Semua sudah menyampaikan antisipasi di pintu masuk Kota Bandung yang cukup banyak,” ucapnya. 

Oded menambahkan, Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan akan dimaksimalkan di setiap perbatasan kota. Sebab, mengingat masih ada industri di Kota Bandung yang beroperasi dan memiliki pekerja dari luar daerah.

“Sesuai arahan pemerintah pusat itu untuk sektor industri masih boleh melaksanakan kegiatannya, dengan syarat perusahaan harus mempersiapkan SOP kesehatan secara ketat. Termasuk perusahaan juga harus melihat agar semua karyawan yang bekerja diperiksa secara ketat,” ujar dia. 

Menurut dia, segala ketentuan PSBB ini akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) secara terperinci. Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat Kota Bandung bisa berpartisipasi menyukseskan pemberlakukan PSBB di kawasan Bandung Raya.

“(Transportasi?) Itu kita batasi, nanti belum diputuskan apa saja akan disampaikan nanti dalam perwal secara detail. Yang tidak boleh sudah jelas, kerumunan dan pembatasan beribadah. Pada intinya kita akan membuat Perwal agar lebih disiplin buat masyarakat,” tandasnya. (yogo triastopo)