4 Kecamatan di KBB Bakal Diterapkan PSBB Parsial

4 Kecamatan di KBB Bakal Diterapkan PSBB Parsial
Foto : Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Asep Sodikin (Istimewa)

INILAH, Ngamprah- Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) berencana menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) parsial, Rabu (22/4) mendatang di empat kecamatan se KBB.

Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Asep Sodikin mengatakan, pihaknya sedang menunggu surat pengajuan PSBB ditandatangani Bupati Bandung Barat dan seperti di informasikan sebelumnya, surat tersebut akan sampai di provinsi hari ini.

"Empat kecamatan yang diajukan mengacu pada data banyaknya kasus di wilayah KBB, antara lain Padalarang, Batujajar, Ngamprah, dan Parongpong," katanya kepada INILAH, Rabu (15/4/2020).

Asep menuturkan, terkait kajian epidemiologi bukan berarti penelitian sendiri. Data COVID-19 di kota/kabupaten menjadi dasar bersama diberlakukan PSBB di Bandung Raya.

"Kami sudah melakukan pemetaan kasus positif COVID-19 di empat kecamatan," tuturnya.

Asep menjelaskan, setelah dilakukan pemetaan, wilayah yang dinilai berpotensi menyebarkan virus COVID-19 akan diberlakukan rapid test secara masif.

"Kalau kata gubernur, kasus COVID-19 di Korea Selatan hanya 0,6 persen yang akan di rapid test, tapi kalau di kita disesuaikan dengan karakter orang Indonesia yang notabene punya mobilitas tinggi. Jadi kita upayakan rapid test dari 0,8 hingga 1 persen di wilayah PSBB," jelasnya.

Asep menambahkan, terkait kesejahteraan sosial dan ekonomi, pihaknya sedang berkonsultasi dan memperhitungkan anggaran kebutuhan warga di KBB, terutama selama penerapan PSBB. Bantuan baik dari pemerintah pusat, provinsi termasuk dari pemda sedang dipersiapkan.

"Kita sedang menghitung anggaran dan mempersiapkan segala sesuatunya agar jangan sampai ada yang luput dari bantuan," jelasnya. (agus sn).

​​​​​