Dadang Naser dan Anang Dapat Anugerah Green Leadership

Dadang Naser dan Anang Dapat Anugerah Green Leadership
INILAH, Soreang – Bupati Bandung Dadang M.Naser menerima penghargaan  Green Leadership yang bertajuk Nirwasita Tantra dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan yang sama diterima pula oleh Anang Susanto, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung.
 
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla di sela-sela Acara Penganugrahan Adipura dan Green Leadership yang berlangsung di Auditorium dr. Sudjarwo Gedung Manggala Wanabakti, Senayan Jakarta, Senin (14/1).
 
KLHK menilai Bupati Bandung dianggap berhasil menunjukan kepemimpinannya dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan dan program kerja, sesuai dengan prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan, guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup.   
 
Dalam bidang lingkungan ini, kepala daerah pun terdukung oleh pimpinan dewan yang dianggap telah memiliki komitmen pada aspek-aspek kunci lingkungan hidup di daerah antara lain penyusunan peraturan daerah serta respon DPRD terkait tugas pengawasan anggaran dan dukungan politik dalam menyelesaikan persoalan lingkungan hidup, juga pengelolaan sumber daya alam.
 
“Alhamdulillah kita mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat sehingga bisa mendapatkan penghargaan dalam bidang lingkungan. Kami mengucapkan terimakasih kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Perangkat Daerah (PD) pendukung serta tokoh masyarakat yang secara sabilulungan menjaga lingkungan. Semoga ke depan kualitas lingkungan hidup kita makin membaik,” ungkap Bupati Dadang Naser.
 
Penghargaan ini bagi pihaknya menjadi motivasi untuk  mewujudkan masyarakat Kabupaten Bandung yang berwawasan lingkungan. Harus bisa diaplikasikan sehari-sehari dalam kehidupan masyarakat. Peduli akan sampah, terhadap masalah lahan kritis, mendukung program penghijauan dan turut menciptakan  leuweung hejo rakyat ngejo. 
 
“Pekerjaan kita juga masih ada, seperti banjir dan longsor. Ada andil  prilaku masyarakat juga yang salah dalam menggarap dan menata lahan.  Masyarakat juga harus dapat mendukung program Pemkab Bandung agar bisa bebas sampah di tahun 2020. Makanya Kita akan tumbuhkan pola pikir masyarakat untuk bisa mencintai alam,” tegas Dadang.
 
Sementara  Anang Susanto  mengatakan, pihaknya akan mendukung setiap program yang dikeluarkan oleh Pemkab Bandung. “Penghargaan ini bukanlah tujuan kami, tapi dengan  penghargaan ini menjadi pemicu kami untuk bekerja lebih baik lagi, mengingat masih banyak permasalahan lingkungan yang masih belum terselesaikan. Selain itu, kami juga akan mendukung program-program Pemkab Bandung yang berkaitan langsung dengan lingkungan,” pungkas Anang. (*)