Tim Gabungan Patroli Malam Pastikan PSBB Kota Bogor Berjalan Lancar

Tim Gabungan Patroli Malam Pastikan PSBB Kota Bogor Berjalan Lancar
istimewa

INILAH, Bogor - Komandan Korem 061/Suryakencana Brigjen TNI Agus Subiyanto memimpin apel patroli pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor, di halaman Makorem, Jalan Badak Putih, Kecamatan Bogor Tengah, Rabu (15/4/2020).

Apel tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Arm Teguh Cahyadi, Dandenpom III/1 Bogor Letkol CPM Sugiarto.

"Yang jelas tugas kami akan bersama-sama. Kami akan patroli bersama-sama untuk melakukan pemantauan penerapan kegiatan selama PSBB berlangsung. Harus kompak untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan," ungkap Agus.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengapresiasi seluruh jajaran dari masing-masing instansi yang telah bertugas dihari pertama penerapan PSBB sehingga berjalan dengan lancar, meski masih ada beberapa evaluasi.

"Menjaga dan memastikan semuanya mengikuti aturan PSBB bukan hal mudah bagi petugas. Tentu saja dengan segala keterbatasan dan kekurangan, saya pribadi mengucapkan terimakasih dengan tulus ikhlas, mudah-mudahan pengorbanan teman-teman semua, dari TNI Polri, Satpol PP, Dishub, dalam rangka menjaga keamanan masyarakat,” kata Dedie.

Dedie melanjutkan, apa yang dilakukan petugas di lapangan merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa warga di tengah wabah Covid-19. Dirinya sangat berharap, meskipun PSBB ini sifatnya masih banyak sektor yang dikecualikan untuk beraktivitas, tetapi diimbau kepada warga untuk tetap mengikuti prosedur yang berlaku.

"Ya masyarakat harus mematuhi seperti memakai masker, sarung tangan bagi yang mengendarai motor, rajin cuci tangan dan lain sebagainya," tambah Dedie.

Dedie menegaskan, bagi petugas di lapangan, untuk bisa memberikan teguran kepada kerumunan-kerumunan massa namun dengan tetap mengedepankan sikap humanis.

"Pak Kapolda Jabar menyampaikan bahwa akan ada semacam tilang yang diberi nama surat teguran. Tolong diperingatkan mereka yang masih berkumpul-kumpul dan tidak mematuhi pedoman PSBB. Artinya berpotensi untuk penyebaran covid ini jadi semakin banyak," tuturnya.

Dedie menjelaskan, ada juga usaha yang masih bandel diluar delapan sektor yang dikecualikan. Untuk urusan malam, hiburan malam masih ada.

"Tolong di cek juga kalau masih kumpul-kumpul kalau masih tidak peduli, tolong diberikan teguran, kalau perlu diberikan langkah-langkah yang lebih tegas," tambahnya.

Terpisah, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser berpesan, kepada jajarannya untuk bertindak tegas namun tetap humanis agar tidak terjadi hal-hal yang kontra produktif di lapangan.

"Betul yang disampaikan Pak Wakil tadi bahwa ini adalah operasi kemanusiaan. Kami diberikan kewenangan saat ini untuk membubarkan dan mengajak masyarakat tertib, tapi sikap-sikap humanisnya tetap dikedepankan. Saat ini, situasi serba sulit. Kalau kami juga terlalu keras, nanti ada penolakan berlebihan, ujung-ujungnya malah tidak bagus. Termasuk pada saat pemeriksaan di jalan. Dengan santun, dengan humanis dilakukan. Termasuk kegiatan malam hari ini," pungkasnya. (Rizki Mauludi)