Tajur Halang Masuk Zona Merah Corona, Check Point PSBB Ditambah

Tajur Halang Masuk Zona Merah Corona, Check Point PSBB Ditambah
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bojonggede - Pasca Kecamatan Tajur Halang masuk zona merah karena dua orang warganya terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk itu, Pemkab Bogor bersama dengan Polres dan Kodim Kota Depok akhirnya membuat check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kecamatan Tajur Halang.

"Awalnya kita hanya membuat check point di Stasiun Bojonggede, Pertigaan Bambu Kuning, Desa Bojong Baru dan Stasiun Citayam, Desa Rawa Panjang namun setelah kemarin ada 2 orang warga Kecamatan Tajur Halang juga terkonfirmasi positif wabah virus coroa akhirnya kami membuat check point di Desa Tonjong dan Desa Sasak Panjang," kata Kapolres Kota Depok Kombes Azis Andriansyah kepada wartawan, Kamis (16/4/2020).

Mantan Kasubdit I Ditreskrimum Polda Papua ini menerangkan dengan adanya penambahan check point maka otomatis juga akan ada penambahan personil yang bertugas di check point PSBB tersebut.

"Awalnya ada 25 personil Polres Kota Depok dan rencananya akan kami tambah lagi personilnya karena ada tambahan dua check point PSBB di Kecamatan Tajur Halang," terangnya.

Ditemui di lokasi yang sama, Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan bahwa jajarannya akan merenovasi posko check point PSBB yang belum layak menjadi layak digunakan.

"Kalau penerapan PSBB itu sama di semua wilayah walaupun untuk Kecamatan Tajur Halang dan Bojonggede wilayah hukumnya berada di Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya, namun hari ini setelah saya cek ke 'lapangan' ternyata posko check point di wilayah Bojonggede dan Tajur Halang ini belum layak karena kalau turun hujan akan kebasahan lantainya hingga harus dibuat panggung seperti Posko check point yang ada di Fly Over Cibinong," ungkap Ade.

Wanita berusia 51 tahun ini melanjutkan bahwa hingga hari ini, total ada 8 orang warga Kecamatan Bojongggede dan 2 orang Warga Kecamatan Tajur Halang yang terkonfirmasi positif wabah corona, selain itu jumlah PDP di Kecamatan Bojonggede  ada 38 orang dan 9 orang di Kecamatan Tajur Halang.

"Kecamatan Bojonggede dan Tajur Halang ini memang rawan terpapar wabah virus corona karena banyak warganya bekerja di DKI Jakarta hingga penerapan PSBBnya harus lebih diperketat lagi," lanjutnya. (Reza Zurifwan)