Saat Bagikan Masker, Ade Yasin Dengar Jeritan Warga 'Dihantam' Pandemi Covid-19

Saat Bagikan Masker, Ade Yasin Dengar Jeritan Warga 'Dihantam' Pandemi Covid-19
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Di sela - sela  peninjauan posko check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di pertigaan Bambu Kuning, Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede Bupati Bogor Ade Yasin membagikan masker kepada masyarakat sekitar.

Bantuan sosial berupa masker itu pun langsung disambut riang oleh puluhan warga yang umumnya ibu - ibu dan anak - anak tanpa terlalu memikirkan aturan physical distancing.

Padahal, Sejak Rabu (15/4) kemarin Pemkab Bogor sudah menerapkan PSBB namun pengakuan masyarakat ini mereka belum mendapatkan bantuan sosial apapun, padahal suami dan anaknya yang telah dewasa dan bekerja sudah dirumahkan atau diPHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh perusahaannya masing - masing.

"Jangankan bantuan sosial berupa sembako yang belum dapat, masker juga kami butuh banget karena saat penerapan PSBB ini kemana - mana kan harus masker hingga kalau ada yang mengasih masker pasti kita terima dengan senang hati," kata Mukinah warga RT 02 RW 06 Desa Bojong Baru kepada wartawan, Kamis (16/4).

Wanita paruh baya ini menerangkan bahwa saat ini warga menunggu bantuan sembako seperti yang dijanjikan baik oleh pemerintah pusat, Pemprov Jawa Barat ataupun Pemkab Bogor.

"Suami yang kerja di Kota Depok kan sudah dirumahkan dan katanya akan dapatkan bantuan kartu pra kerja namun hingga kini, keluarga kami sama sekali belum mendapatkan bantuan berupa kartu pra kerja. Bantuan kartu pra kerja tentunya kami harapkan karena gaji suami banyak potongannya hingga kita bingung nomboknya karena kebutuhannya kan hampir sama baik itu saat normal ataupun PSBB," terangnya.

Dilokasi yang sama, Wanti ibu tiga orang anak juga menyampaikan keluhan yang hampir sama karena ketiga orang anaknya yang sudah bekerja juga telah dirumahkan bahkan ada satu orang yang telah diPHK.

"Mewabahnya virus corona (covid 19) ini menjadi 'pukulan' bagi keluarga saya, apalagi anak yang telah diPHK tidak diberikan pesangon karena alasan kondisi keuangan perusahaan yang lagi susah," keluh Wanti.

Bupati Bogor Ade Yasin yang bertemu wartawan mengaku hingga saat ini bantuan sosial dari Kementerian Sisial ataupun pemerintah pusat belum turun, sedangkan bantuan dari Pemprov Jawa Barat belum banyak diterima oleh jajarannya.

"Hingga saat ini bantuan sosial terkait dampak penyebaran wabah virus corona dari Kementerian Sosial ataupun pemerintah pusat belum kita terima, kalau untuk bantuan sosial dari Pemprob Jawa Barat itu baru sedikit sedangkan Pemkan Bogor segera atau minggu ini akan kita salurkan ke masyarakat terdampak," tukas Ade. (Reza Zurifwan)