Ferguson Bikin Pogba Patah Hati

Ferguson Bikin Pogba Patah Hati
Paul Pogba. (net)

INILAH, Manchester - Paul Pogba sempat meninggalkan Manchester United ke Juventus sebelum akhirnya kembali lagi ke Old Trafford. Menurut Pogba, penyebab pindah ke Juventus karena Sir Alex Ferguson membuatnya patah hati.

Pogba meninggalkan MU ke Juventus pada 2012 dengan nilai bebas transfer. Saat itu Pogba menolak menerima tawaran kontrak baru yang disodorkan manajemen.

Setelah meraih kesuksesan di Juventus, Pogba kembali ke MU di 2016 sebagai pemain termahal dunia kala itu. Pemain asal Prancis itu mengaku sempat patah hati dan memutuskan hengkang dari MU di 2012.

"Saat itu keputusan sangat sulit, dengan pelatih dan juga semuanya dengan kontrak. Ini bukan masalah kontrak, tapi lebih kepada pelatih. Bagi saya, pelatih tetap yang terbaik sepanjang sejarah," ujar Pogba, dikutip dari Football Italia.

"Ketika mereka meminta saya tandatangan kontrak, jika saya tak mau, maka banyak hal akan terjadi. Saya tak ikut latihan, saya pulang dari latihan sendiri, dan lain-lain. Itu membuat saya marah. Sebagai pemain, saya hanya ingin dipercaya dan saya hanya ingin main sepak bola," tambahnya.

Pada saat itu, MU menghadapi Blackburn Rovers dan banyak pemain tengah yang cedera. Pogba berharap dimainkan dan bisa menunjukkan kualitasnya. Tapi, Ferguson malah memaksakan Rafael dan Park Ji-Sung main di tengah ketimbang memainkan Pogba.

"Saat itu mereka tak punya pemain tengah, banyak yang cedera. Paul Scholestak ada, saya rasa dia pensiun dan saat itu dia belum kembali dari pensiunnya. Rafael dimainkan di tengah dengan Park dan saya tak dimainkan. Kami kalah," katanya.

"Saya di bangku cadangan melakukan pemanasan dan saya pikir saya akan dimainkan. Itu bisa menjadi kesempatan untuk saya. Tapi kenyataannya saya tak dimainkan. Di saat itulah saya patah hati. Saya tak dimainkan dan saya kesal," ungkapnya.

"Kemudian saya pergi ke Juventus dan itu keputusan sangat sulit, karena saya pergi ke klub lain dimana sebelumnya saya tak pernah masuk starting XI, melainkan sebagai pemain muda. Pemain muda bertalenta dan Anda harus menunjukkan kemampuan lagi. Saya menerimanya dan itu tantangan bagi saya," tandasnya. (Inilahcom)