Bantuan dari Pemprov Jabar, Kantor Pos Cibinong Terima 1.000 Paket

Bantuan dari Pemprov Jabar, Kantor Pos Cibinong Terima 1.000 Paket
foto: INILAH/Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Kantor Pos Cibinong mulai menyaurkan 29.080 paket bantuan senilai Rp 500 ribu yang berisi sembako, telor dan uang Rp 150 ribu, paket bantuan tersebut dari Pemprov Jawa Barat untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

"Sudah dua hari ini kami bekerjasama dengan Bulog, Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Gojek dan Grab  menyalurkan bantuan paket sembako, dua kilo gram telur dan uang Rp 150 ribu yang akan disampaikan perkepala keluarga yang terdampak penyebaran wabah virus corona (covid 19)," kata Dede Wiraatmaja Humas Kantor Pos Cibinong kepada wartawan, Jumat (17/4).

Pria asli Kota Cimahi, Jawa Barat ini menerangkan  dari total bantuan 29.080 paket dari Pemprov Jawa Barat, Kantor Pos Cibinong baru mendapatkan 1.000 paket.

"Pekan ini ada 1.000 peket bantuan sembako, telur dan uang dari Pemprov Jawa Barat yang akan kita salurkan, bantuan ini kabarnya memang dilakukan secara bertahap dan data penerimanya kami dapat dari Gudang Bulog Dramaga, Kabupaten Bogor," terangnya.

Agar bantuan paket sembako, telur dan uang ini tak salah sasaran, pata driver ojek online pun harus melapor berupa potret penyaluran bantuan, foto e- KTP atau keluarga penerima bantuan.

"Kami ada aplikasi yang wajib diisi para driver online, mereka wajib memotret penerima bantuan, foto e - KTP atau kartu keluarganya, hal ini dilakukan agar paket bantuan sembako, telur dan uang ini tepar sasaran," tutur Dede.

Ia menjelaskan karena paket bantuan dari Pemprov Jawa Barat ini baru 1.000 paket, maka sesuai arahan Ketua Harian Gugus Tugas Penangganan Covid 19 sekaligus Sekda Kabupaten Bogor maka untuk pekan ini penyalurannya difokuskan ke Kelurahan Pakansari.

"Untuk tahap awal 1.000 paker bantuan dari Pemprov Jawa Barat inu disalurkan ke masyarakat Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, setelah itu kami akan bertahap menyalurkannya ke wilayah lain sesuai data yang kami terima,"  jelasnya. (Reza Zurifwan)