Pencernaan Baik Pengaruhi Sistem Imun

Pencernaan Baik Pengaruhi Sistem Imun

INILAH, Jakarta - Konsumsi serat, khususnya yang memiliki sifat prebiotik, seperti Inulin atau galaktosakarida, juga dapat menurunkan kadar kortisol atau hormon stres dalam tubuh.

Konsumsi serat juga terbukti dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan, sehingga meningkatkan produksi serotonin, meningkatkan jumlah dan koloni mikrobiota di pencernaan, hingga meningkatkan kadar SCFA, yang berhubungan positif dengan peningkatan suasana hati atau mood.

kadar Short Chain Fatty Acid (SCFA) atau asam lemak rantai pendek, juga dapat memengaruhi perasaan depresi.

"Selain itu, dengan mengonsumsi serat dari buah-buahan dan sayuran, tidak hanya suasana hati yang membaik namun juga imunitas tubuh pun jadi kuat sehingga tidak mudah tertular penyakit baik dari bakteri ataupun virus," jelas Nourmatania Istiftiani selaku Scientific dari FibreFirst, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Jumat, (17/04/2020).

dr. Hilna Khairunisa Shalihat M.Gizi, Sp.GK selaku pembicara di beberapa talkshow di radio nasional pun setuju dan mengatakan apa yang kita konsumsi akan menentukan seberapa baik imunitas tubuh kita.

"Karena 70 persen sel imun terdapat di sistem pencernaan, jadi kesehatan sistem pencernaan juga sangat berhubungan dengan imunitas tubuh," papar Hilna.

Sayangnya 95,4 persen masyarakat Indonesia kurang konsumsi buah dan sayuran, sehingga berisiko kekurangan serat dan beragam nutrisi yang diperlukan tubuh.

Saat asupan serat tidak dapat dipenuhi dari makanan sehari-hari, kamu dapat mengonsumsi FibreFirst, suplemen kaya serat premium dan nutrisi dari ekstrak buah dan sayuran.

"Jadi jangan lupa untuk memperhatikan kesehatan sistem pencernaan kamu ya, agar suasana hati meningkat, terhindar dari kecemasan berlebihan, dan depresi, serta agar imun tubuh kamu jadi kuat," tambah Hilna.(Inilahcom)