Dedie : Berita Baik, Pak Bima Sembuh

Dedie : Berita Baik, Pak Bima Sembuh
istimewa

\INILAH, Bogor - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyampaikan kabar bahwa Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah keluar hasil swab test terakhir dengan hasil negatif pada Sabtu (18/4/2020) pagi. Dalam beberapa hari kedepan orang nomor satu Kota Bogor itu akan mengisi kembali tampuk kepemimpinan.

"Alhamdulillah ada tambahan berita baik untuk Kota Bogor. Setelah kemarin dinyatakan tiga tenaga medis sembuh dari Covid-19, pagi ini hasil swab test Bapak Bima Arya selaku Wali Kota Bogor telah diterima, hasilnya negatif dan dinyatakan sembuh," ungkap Dedie kepada wartawan pada Sabtu (18/4/2020) pagi.

Dedie melanjutkan, mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan beliau bisa kembali memimpin Kota Bogor dalam menuntaskan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sebelumnya Dedie menyampaikan kabar baik terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Kota Bogor. Ada tiga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh total setelah melalui berbagai rangkaian mulai dari perawatan, isolasi hingga uji laboratorium.

"Alhamdulillah ada berita baik, yakni ada tiga warga Kota Bogor yang selama ini terkonfirmasi positif, hari ini dinyatakan sembuh. Jadi, tiga orang ini statusnya petugas medis, mereka dokter yang dari kluster Dinkes, dan satu lagi dari kluster lain. Dua yang dari Dinkes ini sempat dirawat di RSUD Kota Bogor, satu lagi sempat dirawat di RS Cisarua," ungkap Dedie.

Dedie menambahkan, ketiga pasien yang dinyatakan sembuh tersebut sudah tidak lagi menjalani perawatan di rumah sakit. 

"Sudah selesai seluruh prosesnya, termasuk sejumlah swab test, hingga yang terakhir dinyatakan negatif," terangnya.

Dedie membeberkan, hasil uji diagnostik di laboratorium Collaborative Research Center IPB, hasil untuk 26 sampel spesimen yang pihaknya kirim ke IPB, Alhamdulillah semuanya menunjukan hasil negatif.

"Kemudian juga pada hari sebelumnya sudah kami lakukan rapid test di GOR Pajajaran, untuk 172 kit. Dari 172 kit tersebut ternyata masih ada 3 orang yang menunjukan hasil positif. Mereka sudah lakukan untuk swab test. Semoga hasilnya tiga ini tidak akan menambah jumlah pasien positif," papar mantan pejabat KPK ini.

Tren perkembangan Covid-19 di Kota Bogor, lanjut Dedie, tidak menunjukan hal yang signifikan. Untuk jumlah positif Covid-19 memang ada penambahan. Kemarin ada di angka 58 orang, sekarang 66 atau penambahan enam orang. Tetapi penambahan enam orang ini dari hasil proses analisis yang lalu oleh Litbangkes. Artinya ini PDP yang lama sekitar dua mingguan lalu diperiksa Lab, tetapi hasilnya baru kemarin keluar.

"Namun, Secara umum tadi saya diskusi dengan Kadinkes, ternyata kalau dari sisi tren, jumlah penanganan Covid-19 di RSUD Kota Bogor mengalami sedikit penurunan, dibanding dua minggu pertama di akhir Maret dan awal April. Tetapi kelihatannya ada kecenderungan atau tren menuju landai. Mudah-mudahan tren baik ini bisa terus terjadi dan tidak ada penambahan-penambahan yang signifikan jumlahnya," harapnya.

Tak lupa Dedie juga mengingatkan warga untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah selama penerapan PSBB. Dirinya mengingatkan, warga jangan kemana-mana dahulu dan sabar. 

"Kalau semuanya sabar, disiplin dan patuh pada anjuran pemerintah, Insya Allah tanggal 1 Syawal 1441 Hijriah kita bisa melaksanakan Solat Ied bersama, bersilaturahmi menyambut hari kemenangan. Jaga kesehatan, jaga jarak, rajin cuci tangan, pakai masker, jangan sentuh wajah. Itu sering disosialisasikan. Pemerintah terus berupaya mencari solusi, kita coba anggarkan, dan kita awasi penyalurannya bersama," pungkasnya. (Rizky Mauludi)