Yakin Data IDI, Fadli Zon : Pemerintah Harus Jawab

Yakin Data IDI, Fadli Zon : Pemerintah Harus Jawab
Ilustrasi/Net

INILAH, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mendesak pemerintah mengklarifikasi pernyataan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), yang menyebut jumlah kematian pasien akibat COVID-19 atau virus corona mencapai 1.000 orang Indonesia.

Bahkan, Fadli Zon, meyakini data yang disampaiakan oleh IDI akurat.

"Saya yakin data IDI lebih akurat. Pemerintah harus menjawab statemen IDI ini," tulis akun Twitter @fadlizon, diktutip Sabtu (18/4/2020).


Fadli berharap, agar pemerintah pusat menyampaikan data kematian pasien COVID-19 secara transparan.

"Jgn ditutupi apalagi disembunyikan," tulis Fadli.


Diketahui, kepada media Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng M. Faqih, menyampaiakan sesuai laporan rumah sakit di seluruh Indonesia mencatat ada 1.000 kematian pasien virus corona, baik itu pasien yang telah terkonfirmasi positif maupun yang masih dalam status pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca juga

Fadli Zon : Ancaman itu Tunjukkan Rendahnya....


Waketum Gerindra : Mari Kita Datang ke Monas


Terima Undangan, Fadli Zon Pasti Hadiri Reuni 212

 

"Saya melihat langsung data itu dari Pusat Pengendalian Operasi BNPB yang itu langsung laporan dari rumah sakit seluruh Indonesia," kata Daeng.

Fadli Zon@fadlizon

Saya yakin data IDI lebih akurat. Pemerintah harus menjawab statemen IDI ini. Jgn ditutupi apalagi disembunyikan.

IDI Ungkap Jumlah Kematian Terkait COVID-19 di RS Indonesia Capai 1.000 Orang - http://kumparan.com  https://kumparan.com/kumparansains/idi-ungkap-jumlah-kematian-terkait-covid-19-di-rs-indonesia-capai-1-000-orang-1tFQlGOJdoW …

IDI Ungkap Jumlah Kematian Terkait COVID-19 di RS Indonesia Capai 1.000 Orang

IDI bilang kematian terkait virus corona di seluruh RS Indonesia lebih dari 1.000, termasuk PDP. Lambatnya tes PCR menyebabkan data tidak aktual. #kumparanSAINS

kumparan.com

1.260

21.11 - 18 Apr 2020

Info dan privasi Iklan Twitter

601 orang memperbincangkan tentang ini

Sumber: Inilahcom