UPI Buat Disinfektan untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

UPI Buat Disinfektan untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat
istimewa

INILAH, Bandung - Pandemi virus corona masih menjadi hal yang mengkhawatirkan. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membentuk gugus tugas untuk membantu mengatasi hal ini dengan berkonsentrasi membuat inovasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satu inovasinya yakni memproduksi disinfektan dan pembersih tangan.

Dosen Departemen Pendidikan Kimia FPMIPA UPI Fitri Khoerunnisa mengatakan tujuan inovasi itu untuk membantu memberikan ini kepada tim relawan Covid-19 UPI. Sebab, ketersediaan produk ini di tingkat pasar relatif sulit. Kalaupun tersedia harganya mahal.

Dia mengatakan, produksi disinfektan dibuat di laboratorium Departemen Pendidikan Kimia. Proses produksi dilakukan oleh beberapa dosen kimia, staf laboratorium pendidikan dan juga dibantu oleh asosiasi mahasiswa kimia. Dana produksi dikumpulkan dari donor sukarela dari UPI Siaga COVID-19 yang digunakan untuk membeli bahan baku.

"Teman-teman saya dan saya di lab membantu dalam memproses dan memproduksi," kata doktor yang lulus dari Chiba Japan University, Minggu (19/4/2020).

Dia menambahkan bahan untuk disinfektan adalah senyawa hipoklorit dan air, sedangkan bahan untuk pembersih tangan adalah alkohol, gliserin, niacinamide, hidrogen peroksida, dan air. Proses distribusi dilakukan oleh tim relawan ke rumah sakit, masjid, pasar, dan mereka yang membutuhkannya di sekitar kampus.

"Semoga pengabdian relawan ini bisa menjadi amal yang saleh dan menjadi contoh dan menginspirasi pihak lain, khususnya bagi sivitas akademika UPI," imbuh Fitri. (Okky Adiana)