Penyaluran Bantuan Pemprov Jabar Bantu Pendapatan Mitra Ojol

Penyaluran Bantuan Pemprov Jabar Bantu Pendapatan Mitra Ojol
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Cibinong - Mewabahnya Covid-19 dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berefek menurunnya pendapatan mitra pengemudi ojek online (Ojol). Beruntung, di tengah kondisi sulit itu para driver ojol masih bisa mendapatkan ribuan order penyaluran bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah. 

"Sebelum mewabahnya virus corona, saya bisa membawa pulang duit Rp200 ribu per hari. Lalu, setelah virus corona mewabah bisa menjadi tidak dapat uang sekali. Dengan mengirimkan order penyaluran bantuan dari Pemprov Jawa Barat, alhamdulillah sehari saya bisa bawa pulang duit atau pendapatan kotor sebesar Rp176 ribu," kata Abdul Choir salah satu driver Gojek kepada wartawan di Kantor Pos Cibinong, Minggu (19/4/2020).

Warga Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede ini menerangkan uang sebesar Rp176 ribu itu didapatkan hasil dari pengantaran 16 paket bantuan dari Pemprov Jabar.

"Sehari maksimal target bisa mengirimkan 16 paket bantuan, untuk setiap pengantaran ke wilayah Kelurahan Pakansari, Cibinong saya dapat bayaran Rp11 ribu hingga totalnya dapat penghasilan kotor sebesar Rp176 ribu," terangnya.

Ditemui ditempat yang sama, Humas Kantor Pos Cibinong Dede Wiraatmaja menuturkan jajarannya mendapatkan orderan penyaluran bantuan dari Pemprov Jawa Barat sebanyak 29.080 paket.

"Untuk menyalurkan orderan 29.080 paket bantuan ini kami mennggunakan jasa driver Ojol Gojek, Grab dan unit mobil Kantor Pos Cibinong untuk wilayah yang tidak terjangkau para ojol atau jauh dari Kecamatan Cibinong," tutur Dede.

Ia menjelaskan agar bantuan paket sembako, telur dan uang ini tak salah sasaran, para driver ojol pun harus melapor berupa potret penyaluran bantuan, foto e-KTP atau keluarga penerima bantuan.

"Kami ada aplikasi yang wajib diisi para driver online, mereka wajib memotret penerima bantuan, foto e-KTP atau kartu keluarganya, hal ini dilakukan agar paket bantuan sembako, telur dan uang ini tepar sasaran," jelasnya

Dede melanjutkan selain bantun paket sembako dan uang dari Pemprov Jawa Barat, jajarannya juga akan mendapatkan order penyaluran bantuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau sejenisnya dari pemerintah pusat..

"Senin (20/4) di Kantor Pos Kota Bogor Menteri Sosial bersama Direktur Kantor Pos dan Bank BNI akan meluncurkan program BLT atau sejenis berupa uang sebesar Rp600 ribu per KK (kepala keluarga) per bulan selama PSBB. Mungkin setelah itu Kantor Pos Cibinong akan mengikuti langkahnya untuk menyalurkan ke warga Kabupaten Bogor," lanjut Dede. (Reza Zurifwan)