Purwakarta Kerahkan Pasukan Penyemprot Disinfektan ke Lokasi Wisata

Purwakarta Kerahkan Pasukan Penyemprot Disinfektan ke Lokasi Wisata

INILAH, Purwakarta – Selama tanggap Covid-19, seluruh pengelola pariwisata di Kabupaten Purwakarta tak hanya berdiam diri. Seperti halnya Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) setempat yang selama ini diberi tanggung jawab mengelola lokasi wisata milik pemerintah.

Selain mengintensifkan sosialisasi soal informasi dan antisipasi ke masyarakat terkait wabah virus tersebut, dinas terkait juga turut andil untuk membantu melakukan serangkaian upaya penanggulangan wabah virus mematikan itu.

Sekretaris Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar menuturkan, sejak merebaknya wabah corona, pemerintah langsung melakukan upaya antisipasi melalui surat edaran. Dalam edaran itu, seluruh pengelola tempat wisata, termasuk tempat hiburan malam (THM) diminta untuk tutup sementara waktu.

"Selama ditutup sementara, kami juga mendorong para pengelola wisata untuk turut andil guna memutus mata rantai penyebaran virus corona,” ujar Heri kepada INILAH, Senin (20/4/2020).

Salah satunya, lanjut Heri, pemerintah juga meminta supaya para pengelola mengintensifkan penyemprotan disinfektan selama masa tanggap covid-19. Sejauh ini, pihaknya cukup mengapresiasi, karena para pengelola wisata cukup responsive untuk menjalankan edaran tersebut.

“Sebagai pengelola wisata milik pemerintah, Kami dari jajaran Disporaparbud juga turut andil untuk pencegahan penyebaran wabah virus corona ini,” jelas dia.

Heri mengaku, selama ini pihaknya mengerahkan seluruh pegawai, khususnya di Bidang Pariwisata untuk membantu melakukan penyemperotan disinfektan di sejumlah lokasi wisata. Terutama, lokasi wisata milik pemerintah. Semisal, kawasan Taman Sribaduga (Situ Buleud) dan beberapa museum digital (Diorama).

Heri menambahkan, keselamatan, keamanan dan kenyamanan wisatawan selama ini jadi agenda prioritas jajarannya. Karena alasan itulah, pengawasan di berbagai sektor wisata menjadi hal penting. Apalagi, di tengah wabah corona seperti saat ini.

Dalam hal ini, pihaknya juga mengimbau supaya pengelola hotel atau penginapan untuk menyiapkan fasilitas cuci tangan dan sabun antiseptik untuk pengunjungnya. Khususnya, di area toilet dan tempat makan. Termasuk memeriksa kondisi tubuh pengunjung dan karyawan dan memastikan kebersihan lokasi secara berkala. (asep mulyana)