Terlalu, Milenial di Garut Mabuk di Tengah Pandemi Corona, Mau Ramadan Pula...

Terlalu, Milenial di Garut Mabuk di Tengah Pandemi Corona, Mau Ramadan Pula...
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Resah dengan kelakuan sejumlah orang generasi milenial diduga kerap bermabuk-mabukan dengan menenggak tuak, warga di lingkungan sebuah komplek perumahan di Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul akhirnya mengadu ke kepolisian.

Terlebih, hal itu terus berlangsung di tengah masyarakat mewaspadai penyebaran Covid-19 menjelang masuknya pelaksanaan ibadah saum Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi.

Padahal aparat Rukun Tetangga setempat sudah beberapa kali mengingatkan para remaja di rumah kontrakan itu agar menghentikan kelakukan mereka yang sering kali menimbulkan keributan itu.

Jajaran Polsek Tarogong Kidul dan Polres Garut pun langsung merespon dengan terjun ke lapangan melakukan pemeriksaaan dan mengidentifikasi para pelaku, Minggu (19/4/2020).
Ada sekitar sebelas pemabuk digelandang polisi dari rumah kontrakan untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.

Dari lokasi, polisi mendapatkan sebanyak 40 liter 'tuak medan', sejenis minuman tradisional asal Medan Sumatera Utara, siap jual.

“Dari laporan warga, penghuni kontrakan yang merupakan pendatang menjual miras. Warga resah dan melapor ke petugas. Saat digerebek pada Minggu (19/4/2020), kami menemukan barang bukti sekitar 40 liter tuak siap jual,” kata Kapolres Garut AKBP Dede Yudi Ferdiansyah, Senin (20/4/2020).

Disebutkan, pemilik kontrakan berinisial NU (39) juga diamankan guna dimintai keterangan atas kejadian tersebut.(zainulmukhtar)