Atalia Kamil Pastikan Tidak Ada Warga Kab Bogor Kelaparan

Atalia Kamil Pastikan Tidak Ada Warga Kab Bogor Kelaparan
foto: INILAH/Reza Zurifwan
INILAH, Bogor-Ketua PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Pranatia Kamil meninjau dapur umum Pembasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Desa Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
 
Kedatangan istri Gubernur Jawa Barat ini untuk memastikan tidak ada warga Provinsi Jawa Barat yang kelaparan di masa pandemi wabah virus corona (covid 19) melalui program bantuan sosial gerakan nasi bungkus (Gasibu).
 
"Tidak semua warga mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, Provinsi Jawa Barat maupun Pemkab Bogor, oleh karena itu kepada mereka yang tidak mendapatkan seperti perantau, anak jalanan, pengamen, pengemis dan lainnya maka akan mendapatkan bantuan nasi bungkus," kata Atalya kepada wartawan, Selasa (21/4).
 
Ibu dua orang anak ini menerangkan program bantuan sosial Gasibu ini tidak hanya dilakukan di daerah yang menerapkan PSBB, namun juga kabupateb dan kota yang tidak menerapkan.
 
"Kota Kuningan dan Kota Sumedang yang tidak menerapkan PSBB juga melaksanakan program bantuan sosial Gasibu hingga bagi saya semakin banyak yang melakukan itu semakin baik karena dimasa pandemi wabah virus corona ini pasti banyak masyarakat yang terdampak," terangnya.
 
Atalya menuturkan  program bantuan sosial Gasibu ini disambut baik baik oleh pemerintah daerah, organisasi masyarakat atau individu - individu yang punya kepedulian sosial.
 
"Kalau Pemprov Jawa Barat hanya memberikan bantuan beras dan untuk alat memasak, lauk pauk serta kebutuhan lainnya itu hasil swadaya dari pemerintah daerah dengan masyarakat," tutur Atalya.
 
Ketua PKK Kabupaten Bogor Halimatu Sadiah Setiawan menjelaskan pendirian dapur umum PSBB ini baru dilaksanakan di 11 kecamatan dari total 40 kecamatan, 11 kecamatan itu ialah Cisarua, Citeureup, Ciomas, Sukaraja, Tamansari, Babakan Madang, Gunung Putri, Jonggol, Cileungsi, Ciampea dan Parungpanjang.
 
"Kita baru mendirikan dapur umum PSBB di 11 kecamatan karena baru kecamatan itu yang sudah mendapatkan bantuan Gasibu dari Pemprov Jawa Barat, khusus bulan suci Ramadhan kita akan menyalurkan bantuan sosial gasibu pada waktu berbuka dan sahur," jelas Halimatu.
 
Ditempat yang sama, Camat Gunung Putri Didin Wahidin melanjutkan hingga saat ini bantuan yang baru diterima masyarakatnya adalah bantuan BPNT dan DTKS, untuk bantuan non DTKS rencananya akan disalurkan dalam waktu dekat.
 
"Bantuan non DTKS dari Pemkab Bogor rencananya tersalurkan ke masyarakat pada hari Kamis atau Jumat lusa, kemarin kami sudah melakukan veeifikasi data penerima bantuan sosial agar tidak tumpang tindih dengan program bantuan sosial lainnya," lanjut Didin. (Reza Zurifwan)