Kimrum Cirebon Lelang Proyek Saat Pandemi, DPRD: Nggak Patut!

Kimrum Cirebon Lelang Proyek Saat Pandemi, DPRD: Nggak Patut!

INILAH, Cirebon – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Hermanto meminta Dinas Pemukiman dan Perumahan (Kimrum) Kabupaten Cirebon mematuhi asas kepatutan. Hal itu berkaitan dengan sudah digelarnya beberapa paket proyek air bersih dari APBD Kabupaten. Satu paket proyek nilainya mendekati angka Rp500 juta.

“Digelar juga tidak ada masalah. Toh anggaran kan sudah ditetapkan. Tapi apakah etis, saat semua sedang konsentrasi ke penanganan Covid-19, Kimrum malah menggelar lelang. Harusnya patuhi asas kepatutanlah,” kata Hermanto, Selasa (21/4/2020).

Hermanto menjelaskan, saat ini Bupati Cirebon sudah menginstruksikan, semua OPD anggarannya dipotong sekitar 10 persen. Artinya, kalau sudah ada instruksi seperti itu, otomatis sudah bisa menghitung berapa anggaran yang akan disiapkan untuk Covid-19. Namun, anggaran tersebut harus diyakinkan ke pihak dewan dengan data yang akurat.

"Dalam waktu dekat banggar akan memanggil TAPD. Kita akan tanya, berapa sebetulnya orang yang terdampak Covid-19 dan berapa kisaran besaran anggarannya. Yang bingungnya, anggaran untuk penanganan corona saja belum jelas, ini kok bisa-bisanya Kimrum sudah menggelar lelang,” ungkap Hermanto.

Hermanto meminta seluruh OPD, untuk memprioritaskan dulu bagaimana penanganan anggaran untuk dampak sosial pada masyarakat. Bagaimanapun, dampak sosial harus menjadi skala prioritas utama dan tidak bisa dianggap sepele. Namun Hermanto mengingatkan, setiap OPD yang akan menggelar lelang ditengah pandemi corona, untuk lebih memiliah azas kepatutan.

“Lelang tidak salah karena anggarannya ada. Tapi pikirkan dulu azas kepatutannya. Fokuskan  buat anggaran corona, karena masyarakat sangat membutuhkan uang untuk menyambung hidup,” pinta Hermanto. (maman suharman)