Soal Lelang Proyek, Diskrimum Cirebon: Kami Juga Tahu Aturan

Soal Lelang Proyek, Diskrimum Cirebon: Kami Juga Tahu Aturan

INILAH, Cirebon – Dinas Pemukiman dan Perumahan Kabupaten Cirebon memberi penjelasan soal lelang proyek air bersih yang dimasalahkan DPRD. Apa kata mereka?

Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Kabupaten Cirebon. Agas Sukma Nugraha membenarkan sudah ada lelang proyek air bersih. Namun bukan berarti pihaknya mengabaikan asas kepatutan karena digelar saat pandemi corona.

Menurutnya, lelang itu lebih kepada mengejar waktu pelaksanaan nanti, saat pemerintah mengumumkan wabah corona sudah selesai.

“Kami juga tahu aturan. Kita lelang sekarang itu hanya menunggu siapa pemenangnya. Nanti SPK-nya kita tahan dulu, sampai pemerintah menyatakan wabah corona sirna. Setelah situasi aman, langsung kita gelar. Kalau lelang digelar sampai situasi aman, waktu pasti akan mepet,” tukas Agas lewat telepon selulernya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Hermanto meminta Dinas Pemukiman dan Perumahan (Kimrum) Kabupaten Cirebon mematuhi asas kepatutan. Hal itu berkaitan dengan sudah digelarnya beberapa paket proyek air bersih dari APBD Kabupaten. Satu paket proyek nilainya mendekati angka Rp500 juta.

“Digelar juga tidak ada masalah. Toh anggaran kan sudah ditetapkan. Tapi apakah etis, saat semua sedang konsentrasi ke penanganan Covid-19, Kimrum malah menggelar lelang. Harusnya patuhi asas kepatutanlah,” kata Hermanto, Selasa (21/4/2020).

Hermanto menjelaskan, saat ini Bupati Cirebon sudah menginstruksikan, semua OPD anggarannya dipotong sekitar 10 persen. Artinya, kalau sudah ada instruksi seperti itu, otomatis sudah bisa menghitung berapa anggaran yang akan disiapkan untuk Covid-19. Namun, anggaran tersebut harus diyakinkan ke pihak dewan dengan data yang akurat. (maman suharman)