Kejaksaan Sumber Minta SPJ Pengadaan APD Covid-19 Segera Dirilis

Kejaksaan Sumber Minta SPJ Pengadaan APD Covid-19 Segera Dirilis
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Kejaksaan Negeri Sumber Kabupaten Cirebon meminta Dinas Kesehatan untuk segera merilis surat pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19. Hal tersebut dikatakan Kajari Sumber Tommy Kristanto kepada media, Selasa (21/4/2020).

Dia menegaskan, pihaknya tidak akan mentolelir siapa pun orang yang melakukan penyimpangan dalam mengelola anggaran Covid-19.

"Saya minta Dinkes segera merilis dan mempublis SPJ yang sudah disalurkan. Untuk apa saja, beli APD-nya untuk apa saja. Publik kan harus tau karena ini demi keterbukaan informasi publik," jelas Tommy.

Dia menjelaskan, meski diminta atau tidak kejaksaan terus melakukan monitoring. Masalahnya, ini adalah wabah yang sangat mematikan dan harus ditangani secara serius. Siapapun yang bermain-main dalam persoalan anggaran, maka kejaksaan tidak memberikan torerir sedikitpun. Sementara masyarakat sangat membutuhkan segera bentuk penanganan yang sudah ditentukan.

"Siapapun orangnya dan apa pun jabatannya, kalau melakukan penyimpangan dengan anggaran Covid-19, saya akan proses. Asal tahu saja, korupsi dalam keadaan tertentu bisa dihukum mati. Jadi tolong jangan main-main dengan anggaran Covid-19. Saya bicara ini berkaitan dengan anggaran untuk pengadaan APD dulu ya," jelasnya.

Tommy menambahkan, belum dirilisnya penggunaan anggaran APD dari Dinkes, bisa saja karena sibuknya Dinkes dalam menangani persoalan virus corona. Kejaksaan akunya, masih memahami apa yang sedang pihak dinkes alami. Masalahnya, setiap hari banyak sekali persoalan yang Dinkes serta Forkompimda yang setiap hari harus ditangani secara cepat.

"Nanti kami juga akan menanyakan seperti apa SPJ-nya. Walaupun dalam kondisi seperti ini, anggaran negara tetap harus dipertanggungjawabkan," tukas Kejari. (Maman Suharman)