Terungkap, Satu PDP Meninggal di Garut Ternyata Positif Terpapar Covid-19

Terungkap, Satu PDP Meninggal di Garut Ternyata Positif Terpapar Covid-19
Ilustrasi/Zainulmukhtar

 

INILAH, Garut- Satu dari enam pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia di Kabupaten Garut akhirnya diketahui ternyata positif terjangkit Covid-19.

Pasien merupakan lelaki berusia 20 tahun asal Kecamatan Cigedug, dan sempat menghebohkan publik karena sempat kabur ke rumahnya di Cigedug sewaktu dalam perawatan di ruang isolasi RSU dr Slamet Garut.

"Pasien ini kan PDP pertama (diisolasi di RSU dr Slamet Garut), dan sampel swabnya dikirimkan ke laboratorium kesehatan di Jakarta sebelum diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk pemrosesan hasilnya, dan baru diterima kemarin (Senin, 20/4/2020)," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Ricky R Darajat, Selasa (21/4/2020).

Sebagai tindak lanjut atas dipastikannya status positif terjangkit Covid-19 atas PDP meninggal dunia tersebut, lanjut Ricky, kini tim surveilans Dinas Kesehatan melakukan penelusuran (tracing) sekaligus melakukan tes cepat (rapid test) terhadap kontak-kontak erat dengan pasien, terutama di sekitar tempat tinggal pasien di Cigedug. Ada sekitar 120 orang terdata memiliki kontak dengan pasien.

Pasien lelaki berusia 20 tahun asal Cigedug itu diduga terpapar Covid-19 di daerah tempatnya bekerja yakni di Bogor. Dia mengeluhkan sakit gigi dan pulang ke Cigedug. Dia mengeluhkan demam, sakit tenggorokan, sesak napas, lemah, nyeri otot, mual dan nyeri abdomen, sakit menelan dan susah makan. Dia sempat dirawat di puskesmas lalu dirujuk ke RSU dr Slamet Garut, dan ditempatkan di ruang isolasi khusus Covid-19 pada 27 Maret 2020.

Pada 28 Maret 2020 menjelang maghrib, dia sempat kabur dari ruang isolasi RSU dr Slamet Garut ke rumahnya di Cigedug karena ketakutan diisolasi. Namun dia berhasil dievakuasi lagi ke RSU dr Slamet Garut pada tengah malamnya.

Pada 1 April 2020, kondisi pasien memburuk, dan akhirnya meninggal dunia. Sedangkan hasil sampel swab pasien yang dikirimkan ke laboratorium kesehatan di Jakarta belum ada.

Dengan dipastikannya status pasien terjangkit Covid-19 maka kini jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah lagi menjadi sebanyak empat kasus. Tiga kasus positif Covid-19 lainnya terdiri atas lelaki asal Kecamatan Selaawi, lelaki asal Kecamatan Wanaraja, dan perempuan asal Kecamatan Garut Kota. Ketiganya saat ini masih dalam perawatan di ruang isolasi RSU dr Slamet Garut.(zainulmukhtar)