Kecamatan Tamansari Zona Merah, Pasien Covid-19 di Kab Bogor Terus Bertambah

Kecamatan Tamansari Zona Merah, Pasien Covid-19 di Kab Bogor Terus Bertambah
Bupati Bogor Ade Yasin. (Reza Zurifwan)

INILAH, Bogor - Jumlah warga Kabupaten Bogor yang terkonfirmasi positif wabah virus corona (covid 19) bertambah 5 orang hingga totalnya mencapai 63 orang.

Dari 5 orang tersebut, 1 orang diketahui warga Kecamatan Gunung Putri, 1 orang warga  Citeureup, 2 orang warga Bojonggede dan 1 orang lainnya warga Tamansari.

"Hari ini ada 5 orang pasien terkonfirnasi positif wabah virus corona yaitu 1 orang laki - laki berusia 29 tahun asal Kecamatan Gunung Putri, 1 orang laki - laki berusia 46 tahun asal  Citereup, 1 orang laki - laki berusia 35 tahun asal Tamansari, 1 orang laki - laki berusia  50 tahun dan 1 orang  perempuan berusia 25 tahun asal  Kecamatan Bojonggede," ucap Ade Yasin Bupati Bogor kepada wartawan, Selasa (21/4).

Wanita yang dulunya berprofesi sebagai advokat ini menerangkan berdasarkan peta penyebaran wabah virus corona, dengan positifnya 1 orang warga Kecamatan Tamansari maka jumlah zona merah bertambah menjadi 17 kecamatan.

"Zona merah atau wilayah yang memiliki pasien terkonfirmasi positif covid bertambah satu kecamatan yaitu kecamatan Tamansari, sehingga menjadi 17 kecamatan," terangnya.

Ade menuturkan 5 orang pasien terkonfirmasi positif wabah virus corona adalah warga yang sehari - hari  bekerja di DKI Jakarta, bahkan 4 orang diantaranya saat ini dirawat di salah satu rumah sakit di DKI Jakarta.

"Kabar baik hari ini adalah dari total 63 pasien positif wabah virus corona  jumlah pasien yang sembuh naik dari  4 orang menjadi 7 orang," tutur Ade.

Politisi PPP ini melanjutkan berdasarkan Satuan Gugus Tugas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor untuk data Orang Dalam Pemantauan (ODP) hari ini ada 376 orang, jumlah tersebut turun dari sehari sebelumnya yaitu 431 orang.

"Jika jumlah ODP menurun, jumlah warga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) naik menjadi 298 orang dari sebelumnya 290 orang. Untuk jumlah PDP yang meningal dunia hingga hari ini ada 16 orang," lanjutnya. (Reza Zurifwan)