DPRD Jabar Dorong Perusahaan Farmasi Genjot Produksi Suplemen

DPRD Jabar Dorong Perusahaan Farmasi Genjot Produksi Suplemen

NILAH, Bandung – Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Dadang Kurniawan mendorong para pelaku usaha di bidang farmasi, untuk menggenjot produksi suplemen berupa multivitamin yang dapat menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang corona virus disease 19 (covid-19).

Dia berharap, ada dukungan dari pemerintah terhadap pelaku usaha farmasi sehingga dapat meningkatkan jumlah produksi, agar kebutuhan masyarakat terhadap suplemen dapat terjaga. Hal ini tentu saja kata dia, akan membantu kinerja pemerintah dalam mempercepat proses penanganan pandemik corona di Jawa Barat.

Terlebih kata dia, dengan terjadinya kelangkaan suplemen di pasaran. Menjadi bukti sudah ada kesadaran dari masyarakat, untuk menjaga dan melindungi daya tahan tubuh mereka agar tidak mudah terserang penyakit, khususnya covid-19.

“Alhamdulillah sejauh ini, walaupun masih terdapat kekurangan. Tetapi upaya kita seperti untuk menambah jumlah APD, sudah lebih baik. Ditambah lagi dengan adanya bantuan dari donatur. Namun kita juga harus menyadari, ada hal lain yang harus kita penuhi, yakni obat-obatan. Suplemen seperti Vitamin C, Vitamin E, yang ada kaitannya untuk menjaga daya tahan tubuh, harus diperbanyak. Kami sangat mendorong kepada perusahaan farmasi, untuk meningkatkan produksi mereka agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Dadang kepada INILAH, Selasa (21/4/2020).

“Masyarakat juga sudah sadar, akan pentingnya menjaga daya tahan tubuh. Makanya sekarang di pasaran sangat langka. Kalaupun ada, harganya mahal. Ini yang harus bisa kita dukung dan pastikan stoknya selalu ada. Soalnya mereka juga enggak bisa produksi sendiri. Ini akan menjadi masukan kita juga kepada pemerintah, supaya bisa dibantu dan dimaksimalkan,” sambungnya.

Apalagi lanjut Dadang, saat ini tengah memasuki musim pancaroba. Sehingga kondisi fisik masyarakat lebih rentan, sehingga dibutuhkan suplemen untuk dapat membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit khususnya covid-19 yang kini tengah mewabah di Indonesia.

“Sekarang kita sedang menghadapi pancaroba. Panas, terus tiba-tiba hujan. Begitu juga sebaliknya. Kondisi badan lebih mudah sakit. Kebutuhan akan obat-obatan seperti vitamin menjadi sangat penting, agar masyarakat bisa menjaga fisik mereka. Maka dari itu, kami akan berusaha untuk memastikan kebutuhan obat-obatan bisa terpenuhi juga. Tidak hanya APD seperti masker dan yang lain saja,” tutupnya. (Yuliantono)