Google Rayakan Hari Bumi Bersama Lebah Interaktif

Google Rayakan Hari Bumi Bersama Lebah Interaktif
istimewa

INILAH, Jakarta - Earth Day atau Hari Bumi yang jatuh pada hari ini, 22 April 2020, turut diperingati oleh raksasa internet Google menghadirkan animasi menarik pada tampilan doodle di halaman depan mesin pencarinya.

Berkolaborasi dengan The Honeybee Conservancy, Google mengajak pengguna internet untuk memandu lebah yang tampil di doodle bertema 'Earth Day 2020' itu dalam menyerbuki bunga sambil mempelajari berbagai ragam kekayaan hayati Bumi dan peran lebah dalam memeliharanya.

Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif The Honeybee Conservancy, Guillermo Fernandez, menyebut bahwa latar belakang dirinya yang hidup di daerah miskin kota dan sulit mendapat makanan segar menjadi alasan paling kuat mengingatkan semua orang untuk menjaga lingkungan.

"Mencari buah atau sayuran segar hampir mustahil. Supermarket terdekat kebanyakan menyediakan makanan olahan, dan restoran lokal kami adalah jaringan makanan cepat saji. Tak ada pohon atau taman yang terlihat; satu-satunya taman penuh beton," katanya seperti di lansir dalam laman Google Doodle, Rabu (22/4/2020).

Fernandez menilai tindakan yang tidak bersahabat dengan alam memakan korban yang besar di tengah masyarakat. Mulai dari masalah kesehatan yang merajalela seperti obesitas, diabetes, asma, hingga gizi buruk dan lingkungan yang rusak.

Menurut dia, untuk mendukung penyelamatan Bumi maka lebah memainkan kunci karena binatang kecil ini menyerbuki satu dari tiga gigitan makanan yang kita makan. Keberadaan lebah juga menunjukan bahwa lingkungan sekitar dalam kondisi aman.

"Ada 20.000 spesies lebah di seluruh dunia yang melakukan pekerjaan penting ini. Di Amerika Utara, ribuan jenis spesies lebah asli Amerika terancam punah. Pada skala yang lebih besar, kelangsungan hidup dunia tergantung pada mereka," kata Fernandez

The Honeybee Conservancy, lanjut dia, juga menggerakan untuk memberdayakan masyarakat yang kurang terlayani dan membangun ruang hijau.

"Program unggulan kami, Sponsor-a-Hive memberikan sarang lebah dan rumah lebah asli ke organisasi mulai dari kebun hingga sekolah. Dengan mengurangi hambatan keuangan dan pendidikan. Menjaga sarang lebah madu adalah investasi mahal yang membutuhkan pelatihan. Ini pada gilirannya menghasilkan makanan, memperbaiki lingkungan, dan menyatukan orang dalam tim untuk memelihara lingkungan asri," ujar Fernandez.

Dia menyebutkan pada proyek Google Doodle spesial Hari Bumi 2020 ini pesan utama yang disampaikan adalah mengingatkan manusia tentang bagaimana tindakan kecil yang dilakukan oleh individu akan menghasilkan dampak besar jika dilakukan bersama-sama.

"Donasikan waktu atau dana kepada kelompok lingkungan setempat. Lebah adalah bagian dari ekosistem yang kompleks, dan kontribusi kepada organisasi yang mendukung upaya konservasi apa pun akan membantu memperkuat lingkungan," kata Fernandez.

Sekilas tentang Hari Bumi

Hari Bumi adalah hari pengamatan tentang Bumi yang dicanangkan setiap tahun pada tanggal 22 April dan diperingati secara internasional. Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini, yaitu Bumi.

Hari Bumi diselenggarakan pertama kali pada 22 April 1970 di AS. Penggagasnya adalah Gaylord Nelson, seorang senator dari negara bagian Wisconsin yang juga pengajar lingkungan hidup.

Gagasan tentang peringatan Hari Bumi mulai disampaikan oleh Nelson sejak tahun 1969. Saat itu, ia memandang perlunya isu-isu lingkungan hidup untuk masuk dalam kurikulum resmi perguruan tinggi. Gagasan ini kemudian mendapat dukungan luas.

Dukungan ini mencapai puncaknya pada tanggal 22 April 1970. Saat itu, jutaan orang turun ke jalan, berdemonstrasi dan memadati Fifth Avenue di New York untuk mengecam para perusak Bumi. Majalah TIME memperkirakan bahwa sekitar 20 juta manusia turun ke jalan pada 22 April 1970.

Momentum ini kemudian menjadi tonggak sejarah diperingatinya sebagai Hari Bumi yang pertama kali.

Kini, Hari Bumi diperingati di lebih dari 175 negara dan dikoordinasi secara global oleh Jaringan Hari Bumi (Earth Day Networks). (inilah.com)