Di Ceck Poin Margahayu, Banyak Pelanggaran karena Tak Paham Aturan

Di Ceck Poin Margahayu, Banyak Pelanggaran karena Tak Paham Aturan
(Antara Foto)

INILAH,Bandung- Hari pertama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PBB) di Kabupaten Bandung, tepatnya di cek poin Margahayu di under pas tol Kopo, masih banyak masyarakat yang melintas tanpa memakai masker dan berboncengan di motor. Pengguna jalan yang melintas tanpa memakai masker dihentikan petugas untuk diberikan pemahaman serta diberi masker gratis dari ibu ibu PKK Kecamatan Margahayu.

"Dari pagi berjalan lancar, tapi memang masih banyak masyarakat yang belum paham. Terutama tadi pagi, banyak yang enggak pakai masker dan boncengan di motor. Mereka kami berhentikan dan dikasih masker gratis yang dbagikan oleh ibu ibu PKK," kata Camat Margahayu, Mohammad Ischaq, di cek poin Margahayu, Rabu (22/4/2020).

Dikatakan Ishaq, kebanyakan warga dari arah Kota Bandung melintas ke wilayah Margahayu dengan keperluan untuk bekerja dan belanja ke Pasar Sayati dan Pasar Margahayu. Karena tak memakai masker atau berboncengan, maka dihentikan dan beri pemahaman soal pentingnya mentaati aturan selama pemberlakuan PSBB tersebut.

"Kebanyakan yang belum ngerti itu tadi pagi. Banyak warga Kota Bandung dari Babakan Ciparay yang memang biasa ke pasarnya ke Margahayu. Selain yang ke pasar, yang mau pergi kerja. Sekarang sudah siang masyarakat sudah mulai paham," ujarnya. 

Ishaq melanjutkan, Kecamatan Margahayu adalah salah satu dari tujuh kecamatan di Kabupaten Bandung yang diberlakukan PSBB parsial. Karena memang Margahayu berbatasan dengan Kota Bandung. Berbagai persiapan sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu, termasuk sosialisasi melalui para tokoh masyarakat, para kepala desa dan lainnya.

"Di Kecamatan Margahayu ada dua orang yang dinyatakan positif. Alhamdulilah satu orang saat ini sudah membaik dan sedang pemulihan sedangkan satu lagi masih perawatan di rumah sakit," katanya.

Menurut Ishaq, saat ini keluarga dari kedua pasien tersebut telah melakukan swab tes dan hasilnya  dinyatakan negatif. Meski demikian, mereka tetap melakukan isolasi dan dalam pengawasan petugas kesehatan. 

Berdasarkan pantauan INILAH di cek poin Margahayu, para petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP, kader PKK dan para relawan nampak sibuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh terhadap pengguna jalan yang melintas. Pengguna jalan yang melintas juga disterilkan dengan semprotan cairan disinspektan. Pemeriksaan di cek poin ini akan terus dilakukakan setiap hari selama dua pekan kedepan. (rd dani r nugraha).