Ini 2 Program Latihan Skuat Persib di Bulan Ramadan

Ini 2 Program Latihan Skuat Persib di Bulan Ramadan
(Istimewa)

INILAH, Bandung - Jajaran pelatih Persib Bandung akhirnya memberikan program latihannya untuk dilakukan para pemainnya terutama saat memasuki bulan Ramadan. 

Pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya mengatakan program tersebut akan dibagi menjadi dua. Pertama, program itu dikhususkan untuk para pemain yang menjalani puasa, sementara program kedua diberikan kepada pemain yang tidak melakukan puasa. 

Untuk pemain yang berlatih dalam keadaan puasa, kata Yaya dianjurkan untuk berlatih di sore atau malam hari. Sedangkan pemain yang tidak berpuasa, bisa dengan bebas melakukan latihan kapanpun.

"Perbedaan program latihan antara yang puasa dan tidak itu hanya soal waktu latihan saja. Kami menyarankan, mereka yang puasa berlatih di dua jam sebelum atau setelah berbuka," jelas Yaya seperti dilansir laman resmi Persib.

Yaya berharap program yang diberikan bisa membantu para pemainnya. Terutama dalam menjaga kebugarannya selama menjalani ibadah puasa. 

Sebab kata Yaya, tidak mudah bagi pemain mempertahankan kebugaran kondisi terbaiknya terutama saat menjalani puasa. Terlebih program itu dilakukan secara mandiri di kediamannya dan tidak ada pertandingan yang dijalani setelah Liga 1 2020 mengalami penundaan. 

"Latihan sebelum berbuka lebih bermanfaat. Itu prinsipnya sama dengan hari biasa di luar Ramadan, ketika mereka berlatih pagi tapi tidak sarapan dulu. Nanti ototnya akan lebih bagus," jelasnya.

Disisi lain, gelandang Persib Bandung, Abdul Aziz Lutfi Akbar percaya diri kebugarannya terjaga dengan baik meski sudah hampir satu bulan berlatih secara mandiri.

Pasalnya kata Aziz, selama ini program latihan yang diberikan jajaran pelatih sangat baik untuk dilakukan. Bahkan dia merasa sangat terbantu dengan program tersebut. 

"Semoga sesuai harapan. Latihan dimaksimalkan saja walau sendiri. Karena program yang diberikan pelatih mudah dijalankan dan diikuti pemain," kata Aziz. 

Meski demikian, Aziz tak memungkiri merasakan kejenuhan dengan kegiatannya. Sebab tidak ada pertandingan yang harus dijalani.

Karena itu, pemilik nomor punggung 8 ini berharap wabah virus Corona (Covid-19) ini bisa segera berakhir. Sehingga kompetisi yang selama ini dinantikan, bisa kembali digulirkan. 

"Semoga usaha kita semua menghentikan penyebaran virus ini berhasil dan situasi ini segera berakhir," harap Aziz.(Muhammad Ginanjar)