Techno Park, Implementasi Kampus Merdeka

Techno Park, Implementasi Kampus Merdeka
Ilustrasi (Antara)

INILAH, Jakarta - Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof Nizam mendorong agar kawasan Techno Park yang ada di daerah dijadikan sarana penerapan Kampus Merdeka.

"Techno Park yang ada di daerah hendaknya menjadi sarana implementasi kebijakan Kampus Merdeka yang menjadi program Kemendikbud," ujar Nizam dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.

Hal itu dapat dilihat dari beberapa segi. Contohnya, mahasiswa dapat berpartisipasi aktif untuk mengembangkan berbagai inovasi. Seperti yang dilakukan Universitas Palangka Raya (UPR) bersama dengan PEAT Techno Park menyelenggarakan panen perdana pada Selasa (21/4).

PEAT Techno Park merupakan pusat pengembangan teknologi milik UPR. PEAT Techno Park berada di dalam lingkungan kampus UPR. Saat ini lahan yang dimanfaatkan untuk produksi sebanyak lima hektar. Rencananya, pengembangan akan terus dilakukan hingga dapat memanfaatkan lahan seluas 35 hektar.

Dalam panen raya, lanjut Nizam, tetap menerapkan pola pembatasan jarak fisik , keamanan dan kebersihan diri untuk petugas di lapangan. Pada panen kali ini, sektor ternak berhasil memanen 300 ekor ayam dan akan ditingkatkan menjadi 700 ekor, yang nantinya akan dibeli oleh mitra untuk didistribusikan.

Dari sektor pertanian mahasiswa mengelola sendiri penjualan jagung yang dibungkus per kilogram. Selain itu, sektor perikanan PTP memiliki 12 kolam yang mengembangbiakkan beberapa macam benih ikan budi daya dan ikan lokal.

"Kami berharap semakin banyak kampus yang memanfaatkan Techno Park untuk penerapan kebijakan Kampus Merdeka," harap Nizam. (ant/sur)