Yasonna: Napi Asimilasi Corona Bakal Menyesal Jika Berulah

Yasonna: Napi Asimilasi Corona Bakal Menyesal Jika Berulah
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly. (antara foto)

INILAH, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly menyiapkan skema hukuman berat bagi narapidana asimilasi yang kembali berulah.

Skema hukuman ini akan membuat para narapidana asimilasi menyesal telah kembali melakukan tindak pidana.

"Belum perlu disampaikan ke publik dulu. Yang pasti mereka pasti akan sangat menyesal," kata Yasonna saat dikonfirmasi awak media, Rabu (22/4/2020).

Yasonna menyatakan telah memperingatkan para narapidana yang mendapat asimilasi untuk tidak mengulangi perbuatan kriminalnya. Napi yang kembali berulah bakal dijebloskan ke sel pengasingan atau straft cell setelah diperiksa oleh kepolisian.

Mereka bakal menghabiskan sisa masa hukuman mereka di sel pengasingan. Setelah menjalani masa hukuman, para narapidana yang kembali berulah bakal diserahkan ke kepolisian untuk menjalani proses hukum tindak pidana yang baru.

Tak hanya itu, para napi yang membandel ini dipastikan tidak akan mendapatkan remisi atau pemotongan masa hukuman."Kami tidak akan memberi remisi kepada yang bersangkutan," katanya. (Inilahcom)