Pembacokan Sekeluarga di Purwakarta, Pelakunya Tetangga Sendiri

Pembacokan  Sekeluarga di Purwakarta, Pelakunya Tetangga Sendiri
foto: INILAH/Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta - Satreskrim Polres Purwakarta, berhasil membekuk pelaku pembacokan sekeluarga, warga Kampung Munjul, Kelurahan Munjuljaya, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta. Pelaku, tak lain adalah tetangga korban yang masih satu kampung. 

Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan menuturkan, sejak peristiwa berdarah itu terjadi jajarannya langsung menerjunkan tim khusus yang dibantu personel Ditreskrimum Polda Jabar untu memburu pelakunya. Alhasil, kurang dari 24 jam pelaku berhasil dibekuk di sebuah mini market.

"Pelaku inisal A (24), yang tak lain merupakan tetangga korban," ujar Indra kepada INILAH, Kamis (23/4/2020).

Penangkapan pelaku, berawal dari informasi yang dikumpulkan dari saksi dan tetangga korban, termasuk dari hasil pengumpulan barang bukti. Dalam pencarian pelaku, pihaknya juga menerjunkan unit lacak.

"Semua informasi, mengarah ke pelaku A. Pelaku berhasil ditangkap di sekitar Ciseureuh," jelas dia.

Indra menjelaskan, dari keterangan pelaku motif kejahatan yang dilakukannya berawal dari niatnya melakukan pencurian di rumah tersebut. Pelaku pun, saat itu sengaja membawa sebilah golok dari rumahnya.

Pelaku, dari keterangannya, masuk kedalam rumah korban melalui pintu belakang yang sebelumnya memanjat tembok pagar. Kemudian, pelaku mematikan aliran listrik di rumah tersebut. Kemudian, pelaku menuju kamar depan di mana korban berada. 

"Saat pelaku sudah di kamar dan berhasil mengambil dompet dan handphone korban, salah satu korban bangun dan sempat teriak minta tolong," tambah dia.

Mendengar teriakan korban, pelaku panik dan hendak melarikan diri. Namun, tangan kiri pelaku dipegang oleh korban Kurniawati (36) supaya tidak melarikan diri. Pelaku yang sudah kalap, kemudian menebaskan golok ke korban secara membabi buta. Anak dan suami Kurniawati pun saat itu menjadi korban pelaku.

"Melihat korban sudah tak berdaya, pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa dompet berisi uang Rp 650 ribu dan Hp milik korban tambah dia.

Atas perbuatannya, pelaku pembacokan ini dijerat pasal 365 ayat 2 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 12 tahun kurungan penjara. Saat ini, sudah mendekam di ruang tahanan Mapolres Purwakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Asep Mulyana)