PSBB Hari ke-2 di Bandung, Polisi Lebih Tegas Terhadap Pelanggar Aturan

PSBB Hari ke-2 di Bandung, Polisi Lebih Tegas Terhadap Pelanggar Aturan
Pengendara melintasi check point saat hari pertama pemeriksaan kepatuhan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung di Bundaran Cibiru, Rabu (22/4/2020). PSBB yang berlangsung selama 14 hari itu akan dilakukan pemeriksaan di 18 check point bagi warga yang melintas dari dan menuju Kota Bandung. (Syamsuddin Nasoetion)

INILAH, Bandung - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung sudah memasuki hari kedua. Polisi akan lebih tegas menindak para pelanggar pada hari kedua pelaksanaan PSBB di Kota Bandung.

Demikian disampaikan, Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo ditemui di Bunderan Cibiru, Kamis (23/4).

Menurutnya, kendaraan roda dua yang memasuki Kota Bandung dalam satu hari bisa mencapai angka 57 ribu. Adapun selama pelaksanaan PSBB, pelanggaran masih didominasi oleh pengguna kendaraan roda dua yang berboncengan sehingga petugas mesti memberi teguran dengan diberi blangko atau diminta untuk memutar balik.

"Sementara ini seperti yang sudah dilihat bahwa yang berboncengan kita berikan blangko kemudian diminta untuk kembali lagi ke tempat asalnya," ucap Bayu.

"Pelanggaran yang terjadi memang belum terlalu banyak dan itu didominasi oleh masih berboncengan sehingga hari ini kita mencoba lebih selektif lagi di dalam memberikan teguran ataupun peringatan," sambung Bayu.

Bayu mengungkapkan, warga terlihat mulai tertib dalam menggunakan masker terutama saat berkendara. Meski begitu, Dia meminta warga untuk senantiasa menaati aturan tersebut.

"Untuk penggunaan masker itu sekarang sudah lebih tertib dan dari kemarin juga yang tidak menggunakan masker itu tidak terlalu banyak tapi yang berboncengan itu masih sangat banyak sehingga hari ini kita akan sedikit lebih tegas," ucap dia.

Lebih lanjut, Bayu menambahkan, penindakan yang dilakukan oleh polisi tidak hanya dilakukan di 19 titik check point yang tersebar di perbatasan maupun pusat Kota Bandung melainkan juga di persimpangan jalan.

"Di tiap simpang juga ini tetap akan kita laksanakan kegiatan ini, jadi tidak hanya di check point batas luar Bandung saja tetapi nanti di tiap simpang di mana ada polisi lalu lintas di situ kita akan melaksanakan penindakan," pungkas Bayu. (Ridwan Abdul Malik)