PBM SMA/SMK di Jabar Diperpanjang Hingga 11 Mei 2020

PBM SMA/SMK di Jabar Diperpanjang Hingga 11 Mei 2020
istimewa

INILAH, Bandung - Memperhatikan perkembangan kondisi terkini terkait penyebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar memutuskan pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) di rumah untuk SMA/SMK/SLB diperpanjang hingga 11 Mei 2020.

Hal ini merujuk Keputusan Presiden RI Nomor 12 Tahun 2020 Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai Bencana Nasional dan Keputusan Menkes RI nomor HK.01.07/MENKES/259/2020 tentang Penetapan PSBB di Wilayah Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, dan Kab. Sumedang, Provinsi Jawa Barat Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19


Kepala Disdik Jabar Dewi Sartika mengatakan khusus pengawas, kepala, kasubbag tata usaha, guru, dan tenaga kependidikan pada SMA/SMK/SLB di wilayah yang melaksanaan PSBB, pada jadwal pelaksanaan PSBB agar memperhatikan, menyesuaikan dan menerapkan kebijakan PSBB yang telah ditetapkan pemerintah.

Pelaksanan PBM di rumah selama bulan Ramadan sesuai Juknis yang telah ditetapkan (terlampir), dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik dengan memperhatikan Juknis pada lampiran II, khusus bagi siswa selain beragama islam melaksanakan kegiatan pendidikan karakter dan keagaaman sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing;

"Pelaksanaan PBM di rumah masa berlakunya dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penanganan darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19 di lapangan.
Surat dan/atau petunjuk teknis yang telah disampaikan sebelumnya, masih tetap dipedomani dengan penyesuaian atas surat ini," imbuh Dewi, Jumat (24/4/2020).

Dia menambahkan komite sekolah agar berpartisipasi melaksanakan koordinasi dengan orang tua peserta didik untuk bekerjasama, membimbing, memperhatikan, mendampingi, dan mengawasi peserta didik dalam melaksanakan PBM di rumah. (Okky Adiana).