Ditemukan Bugs di iPhone yang Bisa Curi Data

Ditemukan Bugs di iPhone yang Bisa Curi Data
istimewa

INILAH, Jakarta - Perusahaan keamanan perangkat mobile, ZecOps, mempublikasikan hasil riset mereka tentang kerentanan di perangkat lunak Apple untuk iPhone dan iPad, berisi bugs yang mungkin dieksploitasi untuk mencuri data pengguna selama bertahun-tahun.

CEO ZecOps Zuk Avraham menyebut bahwa pihaknya menemukan bukti kerentanan itu sudah digunakan sebanyak enam kali untuk membobol keamanan di perangkat milik Apple.

Penelitian ZecOps dilakukan pada 2019 lalu, mereka menemukan bukti ada program jahat yang menyerang sistem operasi iOS pada Januari 2018 lalu, namun, tidak menyebutkan siapa yang meretas.

Celah keamanan tersebut berada di aplikasi untuk email, pengguna mendapatkan surat elektronik kosong lewat aplikasi tersebut, yang menyebabkan perangkat ponsel crash dan harus dimulai ulang atau reset.

ZecOps mengklaim peretas tetap bisa mengambil data seperti foto dan daftar kontak meski ponsel menggunakan iOS versi terbaru.

Begitu ponsel diretas, penjahat siber akan mendapatkan akses ke hal-hal yang bisa didapatkan lewat aplikasi Mail, termasuk surat-surat yang bersifat rahasia.

ZecOps menemukan model peretasan tersebut menyerang salah satu mitra mereka tahun lalu, yang mereka sebut sebagai 'perusahaan teknologi terkaya 500 Amerika Utara'. Mereka juga menemukan serangan terkait di lima perusahaan lain Jepang, Jerman, Arab Saudi, dan Israel.

Avraham mengatakan pihaknya menggunakan metode penelitian mengambil laporan crash reports untuk mereka ulang apa yang menyebabkan kegagalan membuka aplikasi.

Mengutip Reuters, Apple menolak berkomentar terhadap penelitian ZecOps, namun mengaku sudah mengetahui keberadaan bugs di aplikasi Mail dan sedang mengembangkan perbaikan.

Apple pun berencana segera mengeluarkan perbaikan tersebut dalam waktu dekat. (inilah.com)