ODP di Garut Meninggal Dunia

ODP di Garut Meninggal Dunia
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Ricky R Darajat.

 

INILAH, Garut,- Selain kasus terkonfirmasi positif Covid-19, warga di Kabupaten Garut dicurigai berkaitan Covid-19 di Kabupaten Garut meninggal dunia terus bertambah, Sabtu (25/4).


Hal itu menyusul meninggalnya seorang lelaki berusia 17 tahun berstatus orang dalam pemantauan (ODP) asal Kecamatan Banjarwangi.
 

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Ricky R Darajat, ODP tersebut diketahui memiliki riwayat perjalanan sebelumnya dari Kota Bogor yang merupakan salah satu zona merah Covid-19.


Dia pulang ke rumahnya di Kecamatan Banjarwangi pada 10 April 2020. Pada 17 April 2020, dia mengeluhkan sakit demam tinggi, dan pada 24 April 2020 dibawa ke Puskesmas Banjarwangi dalam kondisi tak sadarkan diri. Pada saat itu, pasien dirujuk  ke RSU dr Slamet Garut.


Setelah sempat mendapatkan perawatan beberapa jam, keesokan harinya, Sabtu (25/4/2020), sekitar pukul 10.00 WIB, dia meninggal dunia. "Meski begitu, ODP ini telah mendapatkan penanganan sebagaimana prosedur penangan Covid-19," kata Ricky.


Ricky menambahkan, hasil penelusuran tim surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut didapati penyebab kematiannya terdapat penyakit penyerta lain diduga akibat peradangan di bagian otak pasien.
 

Sebelumnya pada 23 April 2020, seorang pasien dalam pengawasan (PDP) lelaki berusia 60 tahun asal Kecamatan Wanaraja meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RSU dr Slamet Garut pada 22 April 2020. Dia diketahui memiliki penyakit penyerta berupa gangguan paru-paru dan imunitas disertai gagal pernapasan.
 

Seorang PDP lainnya lelaki berusia 22 tahun asal Kecamatan Karangpawitan dan seorang ODP lelaki berusia 15 tahun asal Kecamatan Samarang juga meninggal dunia pada 24 April 2020. Keduanya telah mendapatkan perawatan /pemulasaraan sesuai prosedur dan penanganan jenazah sesuai protokol kesehatan. Keduanya memiliki riwayat penyakit penyerta, yaitu laki-laki 22 tahun dugaan peradangan paru dan radang otak, dan laki-laki 15 tahun dengan penyakit paru kronis.
 

Dengan demikian, hingga Sabtu (25/4/2020), total jumlah pasien dicurigai terkait Covid-19 baik positif, ODP maupun PDP meninggal dunia di Kabupaten Garut menjadi sebanyak 19 orang. Satu orang diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19, 10 ODP, dan 8 PDP.(zainulmukhtar)