Umuh Berharap Liga 1 Lanjut Meski Tanpa Penonton

Umuh Berharap Liga 1 Lanjut Meski Tanpa Penonton
Komisaris PT PBB Umuh Muchtar. (Muhammad Ginanjar)

INILAH, Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar sepakat jika laga lanjutan Liga 1 2020 digelar tanpa penonton. 

Sebab kata dia, sejauh ini beberapa klub Eropa sudah melakukan opsi tersebut. Seperti halnya Liga sepak bola Jerman (DFL) yang sudah memastikan akan melanjutkan kompetisi di tengah wabah virus Corona (Covid-19) dengan tanpa penonton.

Lalu, federasi sepak bola Spanyol (RFEF) dan termasuk juga federasi sepak bola Italia (FIGC) menyepakati untuk melanjutkan kompetisi musim ini tanpa penonton. 

Karena itu, Umuh pun memperkirakan Indonesia bisa melakukan hal yang sama. Yakni melanjutkan kompetisi yang baru berjalan tiga pertandingan, tanpa penonton. 

"Tidak ada masalah tanpa penonton, biar semarak lah. Orang bisa lihat di televisi, karena ini hiburan masyarakat. Insya Allah seluruh Indonesia sangat menunggu dan mengharapkan," ungkap Umuh di kediamannya, Kiaracondong, Kota Bandung.

Umuh memahami saat ini wabah Covid-19 di Indonesia masih berlangsung. Bahkan jumlah orang yang terpapar semakin bertambah setiap harinya. 

"Tapi nanti juga klub bisa menjaga. Seperti cek suhu badan dan kesehatan diperhatikan. Jangan sampai ada yang nempel istilahnya," katanya. 

Umuh memastikan akan senang jika Liga 1 2020 kembali digulirkan sekalipun tanpa penonton. Sebab menurutnya sepak bola adalah satu-satunya hiburan bagi masyarakat.

"Saya yakin bisa dijalankan tanpa penonton. Saya sangat senang apabila itu terlaksana. Pokoknya klub nanti yang bertanggung jawab. Misalkan Persib, nanti pasti menugaskan dokter," jelasnya. 

Sebelumnya, pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts merasa cukup berat jika Indonesia mengikuti aturan tersebut. Sekalipun digelar tanpa penonton. 

Terbukti, saat ini saja jumlah orang yang terpapar Covid-19 di Indonesia semakin bertambah setiap harinya. Bahkan pemerintah Indonesia baru menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah. 

Terbaru, penerapan PSBB dilakukan di wilayah Bandung Raya. Penerapan itu akan dilakukan selama dua pekan atau hingga 5 Mei mendatang. 

"Risikonya terlalu besar jika menggelar laga dengan penonton," kata Robert.

Pelatih asal Belanda ini tak memungkiri sangat rindu dengan pertandingan. Namun dia juga harus bersabar lantaran Covid-19 ini cukup berbahaya. 

"Tapi saya pikir, kita bisa melakukan hal yang sama dengan itu (pertandingan tanpa penonton) di Indonesia di bulan Juli," tuturnya. 

Karena itu, Robert berharap wabah Covid-19 ini bisa segera berakhir. Sehingga kompetisi benar-benar bisa disaksikan secara nyaman oleh seluruh pihak. 

"Penting bagi klub untuk kembali bermain. Tetapi, tentunya dengan aturan ketat agar keselamatan pemain juga terjaga," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)