57.230 KK di Kabupaten Cirebon Nunggu Validasi Data Kemensos

57.230 KK di Kabupaten Cirebon Nunggu Validasi Data Kemensos

INILAH, Cirebon - Kabupaten Cirebon ,akhirnya memberikan validasi data sebanyak 57.230 Kepala Keluarga (KK) kepada Kemensos. Data tersebut untuk bantuan langsung tunai selama 3 bulan bagi warga Kabupaten Cirebon yang terdampak corona. 

Dari sisa 29.000 KK yang belum ada NIK Kartu Keluarga (KK), ditemukan sebanyak 27.530 NIK KK. Kemensos sendiri, memberikan quota sebanyak 58.700 KK di Kabupaten Cirebon.

"Validasi data sudah selesai. Dari quota sebanyak 58.700 KK, kami hanya bisa memberikan data sebanyak 57.230 KK. Hari Minggu pagi kemarin kan kita harus mengumpulkan sebanyak 29.000 KK yang belum terverifikasi," kata Kadis Sosial Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra ketika menghubungi INILAHKORAN, Senin (27/4/2020)

Dadang menjelaskan, data saat ini sudah dikirim ke Kemensos. Namun belum tentu jumlah yang diberikan akan di acc semua, karena Kemensos pasti akan melakukan singkronisasi dengan kemendagri. Namun Dadang mengaku lega, karena sisa 29.000 KK yang saat ini belum ditemukan NIK Kartu Keluarganya, bisa sedikit teratasi meskipun tidak sesuai quota yang diberikan Kemensos.

"Ada sisi 1.470 KK yang belum ditemukan NIK KK nya. Kita terbentur waktu karena hari ini (Senin, red) data terakhir yang ditunggu Kemensos. Yang tidak tercover pusat, mungkin akan di cover daerah. Tapi tidak terlalu banyaklah," tukas Dadang.

Seperti diberitakan sebelumnya Dinas Dinsos Kabupaten Cirebon dihadapkan pada situasi sulit, terkait data yang diminta pusat maupun provinsi. Hal itu berkaitan dengan bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat, yang salah satu saratnya harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Keluarga (KK). Namun pada kenyataannya, ada 36 ribu lebih warga di Kabupaten Cirebon belum memiliki NIK

Dinsos, hanya menerima nama calon penerima bantuan DTKS, by name by adress, namun tidak menemukan NIK KK. Saat itu,  setiap kali Dinsos mengajukan ke pusat, selalu tertolak karena tidak ada NIK. Sementara kuota yang diberikan pusat sebanyak 58.700 KK, dan baru ada 29.700 KK yang ada NIK nya. Alhasil saat ini Dinsos harus mencari 29.000 yang sudah memiliki NIK. (maman suharman)