PSBB, Pasien Covid-19 di Cimahi Malah Bertambah

PSBB, Pasien Covid-19 di Cimahi Malah Bertambah
Ketua Fraksi PKS Wahyu Widiatmoko. (agus sn)

INILAH, Cimahi - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cimahi meminta Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna untuk mengambil langkah cepat dalam menghambat bertambahnya korban yang terpapar virus corona desease (Covid-19) di wilayah Kota Cimahi.

Pasalnya, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 22 April lalu, pasien positif terkena wabah Covid-19 di Kota Cimahi terus bertambah menjadi 46 orang.

"Berdasarkan informasi yang diterima dari dinas kesehatan tertanggal 26 april 2020 bahwa total menjadi 46 orang, di antaranya 38 positif, 5 orang sembuh, 3 orang meninggal dunia," papar Ketua Fraksi PKS Wahyu Widiatmoko, melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (27/4/2020).

Wahyu menegaskan, agar hal tersebut menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kota Cimahi. Walikota, kata dia, harus segera mengambil langkah-langkah yang cepat agar bisa menghambat bertambahnya korban yang terpapar Covid-19.

"Saya sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Cimahi menegaskan agar Pemkot Cimahi segera menyediakan tempat karantina khusus untuk pasien yang positif, jangan hanya karantina mandiri saja, karena akan menyebabkan penularan lebih mudah kepada orang-orang di sekitarnya, apalagi kalau tidak didukung dengan fasilitas yang memadai di rumahnya," tegasnya.

Menurut Wahyu, sampai saat ini sebagian besar warga Kota Cimahi masih menunggu bantuan yang dijanjikan gubernur dan wali kota yang hingga kini belum diterima. Dengan alasan masih verifikasi data, kata Wahyu, ini akan menambah kondisi makin tidak menentu, di lain pihak masyarakat dibatasi beraktivitas tapi untuk keperluan pangan mereka harus mencari setiap hari. Sedangkan, bantuan dari pemerintah belum bisa mereka dapatkan.

"Saya meminta kepada Dinsos segera melakukan pendataan  dan menyerahkan data yang benar untuk diserahkan ke provinsi agar bantuan provinsi dan Pemerintah Kota Cimahi segera diserahkan kepada masyarakat yang sangat mengharapkan bantuan pangan dari pemerintah," pungkasnya. (agus sn)