Awal Mula Sekeluarga di Cileungsi Terpapar Virus Corona

Awal Mula Sekeluarga di Cileungsi Terpapar Virus Corona
Bupati Bogor Ade Yasin. (Reza Zurifwan)

INILAH, Cileungsi - Satu keluarga di Kecamatan Cileungsi yang terkonfirmasi positif wabah virus corona (covid 19) dikarenakan kontak langsung dengan sang suami yang lebih dulu terpapar virus asal China itu.

"Almarhum ayahnya dinyatakan positif wabah virus corona pada Kamis, (9/4) lalu oleh laboratorium BBTKL PP DKI Jakarta, diduga dari almarhumlah istri, dua orang anak dan asisten rumah tangganya bisa tertular penyakit berbahaya tersebut," kata Ketua Gugus Tugas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Selasa (28/4).

Politisi PPP ini menerangkan almarhum suami atau ayah  sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan swasta di Kota Depok, ketika ia sakit pria berusia 48 tahun tersebut dirawat di salah satu RS swasta di Cileungsi pada Kamis (2/4).

"Tidak lama dirawat, pria tersebut meninggal dunia esok harinya yaitu Jumat (3/4) dengan keluhan batuk sesak, riwayat diabetes melitus dan dinyatakan sebagai kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan jenazah diperlakukan sebagai kasus infeksius atau Covid 19. Almarhum jugavsempat diambil uji swab oleh RS tersebut dengan hasil positif covid19  pada Kamis (9,4)," terangnya.

Ibu dua orang anak ini menjelaskan dengan keluarnya hasil positif pada almarhum, Tim Satuan Siaga Corona (Sisca) Puskesmas Cileungsi melakukan tracking dan pengambilan sampel ujo swab pada keluarganya yaitu istrinya, 2 anaknya dan  asisten rumah tangga  pada Senin (13/4).. 

"Hasil pemeriksaan uji swab  atau PCR menunjukan semua sampel yang diambil positif yaitu istri, 2 orang anak dan  asisten rumah tangganya juga positif wabah virus corona, rencana tindak lanjut adalah pengambilan sampel ke 2 kasus positif dan 1 anaknya yang beberapa waktu lalu belum sempat diambil sampel uji swabnya. Kemudian Tim Sisca Puskesmas Cileungsi akan melakukan tracking dan juga pengambilan sampel uji swab pada kontak erat 4 orang kasus positif virus corona tersebut," jelas Ade. (Reza Zurifwan)