Gak Mau Bayar Utang, Eep Ditembak Tiga Kali Hingga Tewas

Gak Mau Bayar Utang, Eep Ditembak Tiga Kali Hingga Tewas
ilustrasi

INILAH, Cimahi- Akhirnya terkuak motif pembunuhan Eep Sujana (50) warga Ciparay, Kabupaten Bandung. Mohammad Jemi alias Tomy mengaku tiga kali menembak korban lantaran gak mau bayar utang.

Seperti diketahui korban ditemukan mengambang di aliran Sungai Citarum, yang tak jauh dari Curug Jompong, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada 10 April 2020, sekitar pukul 18.00 WIB. Korban dalam kondisi terikat dan melekat sebuah bandul.

Tomy mengaku  membunuh Eep Sujana dengan cara ditembak pada bagian kepala sebanyak tiga kali pada 7 April 2020 di dalam mobil di Tol Soroja, Soreang, Kabupaten Bandung.

"Saya habisin, saya tembak kepala belakang. Dua kali yang masuk, satu meselat," katanya di Mapolres Cimahi saat gelar perkara, Selasa (28/4/2920). 

Tomy pun mengaku  alasan membunuh karena korban tidak memiliki itikad baik untuk membayar utang sebesar Rp 170 juta. Utang tersebut belum dibayarkan korban selama setahun lebih.

"Dia gak punya itikad baik. Saya tanya dua jam di perjalanan. Saya (habisin) dan buang di Citarum," ujarnya. 

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengungkapkan, pembunuhan itu bermula ketika Tomy yang sudah jadi tersangka dengan kedua temannya menjemput korban di rumahnya menggunakan mobil.

"Tersangka nagih kepada korban untuk kembalikan uang. Karena enggak mau korban dijemput keliling sampai Tol Soroja. Akhirnya korban ditembak tiga kali, dua kena, satu meleset," beber Yoris.

Setelah meninggal, korban kemudian dibawa ke rumah tersangka. Tersangka membawa besi katrol sebagai pemberat. Sedangkan dua rekannya memilih pergi saat di jalan tol menggunakan angkutan online sebab tak tahu masalah korban dengan tersangka.

Setelah itu, tersangka membeli tali tambang untuk mengikat korban. Setelah berkeliling, korban akhirnya dibuang di Sungai Citarum. Untuk menghilangkan jejak, korban dipasang besi katrol agar tidak mengambang.

"Korban kemudian ditemukan mengpung di Sungai Citarum 10 April 2020 pukul 18.00 WIB," ujarnya.  (Ahmad Sayuti)