Daripada Menggelar Turnamen, Robert Alberts Cenderung Liga 1 2020 Dilanjutkan

Daripada Menggelar Turnamen, Robert Alberts Cenderung Liga 1 2020 Dilanjutkan
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts menaruh harapan besar jika Liga 1 2020 bisa kembali dilanjutkan sekalipun baru melakukan tiga pertandingan.

Menurutnya, itu adalah pilihan yang sangat tepat dibandingkan harus menggantinya dengan gelaran turnamen yang menjadi opsi jika Liga 1 2020 benar-benar dihentikan atau ditiadakan.

"Kita dapat kabar dari PSSI bulan Maret lalu. Liganya akan dilanjutkan bulan Juli dan latihan akan dilaksanakan Juni. Jika tidak ada lagi situasi emergency di Indonesia bulan Juni dan tentu saja itulah yang kita semua harapkan," ungkap Robert dalam channel youtube pribadinya.

Robert memahami saat ini Indonesia masih terserang wabah virus Corona (Covid-19). Bahkan jumlah yang terpapar setiap harinya terus bertambah.

Dengan alasan ini, seluruh kegiatan termasuk Liga 1 2020 dihentikan sementara waktu. Tujuannya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Tapi kita juga sudah lihat, sudah ada pergerakan di Asia. Seperti Liga Korea Selatan, Liga Vietnam sudah dimulai lagi. Di Eropa juga sama, Bundesliga juga sudah dimulai kembali. Dilihat dari itu juga Indonesia kemungkinan akan kembali mengambil keputusan yang sama," katanya.

Pelatih asal Belanda ini mengaku sudah mendapatkan kabar pergosipan soal gelaran turnamen yang menjadi opsi apabila Liga 1 2020 dihentikan. Bahkan opsi ini sudah menjadi bahan perbincangan dengan beberapa di antara pemainnya.

"Dilihat dari pro dan kontranya jika Liga akan benar-benar dihentikan, ada rumor beredar akan ada pergantian turnamen. Secara pribadi, saya juga bicara ke beberapa pemain tentang ini. Jika liganya berhenti, tentu saja stadion akan tutup akan masih ada krisis di Indonesia. Bahkan turnamennya tidak akan tuntas," tuturnya.

Robert hanya melihat, jika turnamen bisa digelar maka kompetisi bisa dilanjutkan. Sebab dengan adanya turnamen, maka situasi di Indonesia akibat Covid-19 sudah membaik.

"Intinya adalah jika ada pergantian turnamen pastinya masih ada liga. Dilihat dari situasinya mudah-mudahan juga bencana ini berkurang. Dan semua orang juga harus bertanggung jawab masing-masing di setiap negaranya. Tetap di rumah dan tetap bersih. Agar bencana ini cepat berkurang," bebernya.

Namun, Robert berharap ketika tim sudah bisa melakukan latihan bersama pada Juni nanti, peraturan ketat harus tetap dilakukan. Tujuan utamanya hanya untuk menjaga keamanan dari Covid-19.

"Harapan saya adalah kita bisa latihan kembali bulan Juni dengan peraturan yang sangat ketat tentunya demi keamanan. Dan liganya bisa dilanjutkan bulan Juli dengan peraturan yang sangat ketat tentunya demi keamanan. Untuk pemain, para staf ofisial, staf stadion, semuanya harus terbebas dari gejala ini," katanya.

Keinginan untuk melanjutkan kompetisi ini kata Robert menjadi hal yang logis. Namun tentunya, situasi di Indonesia harus benar-benar aman dari Covid-19.

"Dan setelah semuanya ada kemajuan kita akan buka kembali stadionnya dalam waktu singkat. Buat saya ini sangat logis untuk memulai liga lagi. Tentu saja jika pemerintah sudah bilang tidak ada krisis lagi di Indonesia. Dan semuanya kembali normal dan pihak berwenang akan mendiskusikan lagi untuk hal tersebut," katanya.

Robert akui, wabah Covid-19 berdampak besar bagi kehidupannya. Tak hanya telah membatasi kegiatannya, namun penghasilannya sebagai pelatih Persib terkena imbasnya.

Robert beserta seluruh pemain Persib harus mengalami pemotongan gaji sebesar 75% dari total gajinya. Menurutnya angka ini sangat besar baginya.

"Kita satu-satunya negara yang gajinya dipotong sampai 75%. Jika dilihat di negara lain, ada debat besar untuk hal tersebut. Tapi di Indonesia hanya bisa terima potongan gaji sampai 75%. Tentunya ini potongan yang sangat besar untuk beberapa orang," sesalnya.

Karena itu, Robert sangat berharap bencana Covid-19 ini segera berakhir agar seluruh kegiatan bisa kembali dilakukan seperti sebelumnya. Bahkan kompetisi bertajuk Liga 1 2020 bisa kembali dilanjutkan.

"Tetap positif, tetap di rumah, tetap jaga jarak, tetap fit, tetap sehat. Dan saya harap kita bisa ketemu lagi secepatnya di lapangan," tutup Robert. (Muhammad Ginanjar)