Kewalahan, Pemkab Bogor Libatkan Swasta untuk Partisipasi Berikan Bansos

Kewalahan, Pemkab Bogor Libatkan Swasta untuk Partisipasi Berikan Bansos
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Pemkab Bogor akan melibatkan swasta atau perusahaan yang ada di Bumi Tegar Beriman untuk turut memberikan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Hal itu dikarenakan dari 670.140 keluarga penerima manfaat non-Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pemprov Jawa Barat hanya memberikan 29.080 paket bantuan sosial. Sementara Pemkab Bogor baru mampu memberikan bantuan sosial kepada 200 ribu keluarga penerima manfaat non-DTKS.

"Kami akan melibatkan perusahaan swasta yang beroperasi di Bumi Tegar Beriman untuk turut peduli hingga ikut memberikan bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat non DTKS yang belum bisa tercover oleh Pemkab Bogor ataupun Pemprov Jawa Barat," ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Rustandi kepada wartawan, Selasa (28/4/2020).

Dia menyebutkan, dikarenakan selisih jumlah keluarga penerima manfaat yang belum mendapatkan slot bantuan sosial sebanyak 400 ribuan, pihaknya berharap Pemprov Jawa Barat kembali memberikan puluhan ribu atau ratusan lagi paket bantuan sosial.

"Pemkab Bogor berharap Pemprov Jawa Barat kembali memberikan bantuan sosial hingga ke angka 100 ribuan, hal itu karena banyak calon keluarga penerima manfaat yang masih membutuhkan uluran bantuan," harapnya.

Terpisah, juru bicara tim Gugus Tugas Penangganan Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sopiah Dwikorawati mengungkapkan sejauh ini Pemkab Bogor sudah mendapatkan paket bantuan sosial dari MNC Grup dan PT Antam TBK UPBE Pongkor.

"Sudah ribuan paket sembako kami dapatkn dari MNC Grup dan PT Antam TBK UPBE Pongkor, bantuan dari BUMN atau swasta ini akan kami kumpulkan dahulu lalu dibagikan kepada keluarga penerima manfaat yang memang belum masuk penerima bantuan dari Pempriv Jawa Barat maupun Pemkab Bogor," ungkap Syarifah.

Dia menjelaskan, selain memberikan bantuan sosial berupa paket sembako, para donatur juga banyak yang menyumbangkan perlengkapan alat pelindung diri (APD) hingga alat-alat kesehatan untuk penangganan pasien positif wabah virus corona.

"Tidak hanya MNC Grup dan PT Antam TBK UPBE Pongkor, sebelumnya PT Star Energy dan perorangan juga ada yang memberikan bantuan senilai ratusan juta hingga miliaran rupiah untuk Kabupaten Bogor berupa ventilator, unit patient monitor, masker N95, zat disinfektan, disposable surgery gown,sepatu boot, apron, kaca mata , airvo oxygen therapy, surgical mask, dan perlengkapan APD lainnya," jelasnya. (Reza Zurifwan)