Polisi Antarkan Sembako di Depan Pintu Warga yang Tak Terdata Bantuan

Polisi Antarkan Sembako di Depan Pintu Warga yang Tak Terdata Bantuan
foto: INILAH/Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Sebanyak 2.500 paket sembako berupa beras dibagikan Polrestabes Bandung di seluruh wilayah hukumnya. Sembako tersebut dibagikan langsung secara dor to dor.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pembagian paket sembako tersebut dikhususkan kepada masyarakat yang tidak atau belum terdata oleh pemerintah sebagai penerima bantuan.

"Polrestabes Bandung melakukan bakti sosial memberikan sembako berupa beras sebanyak 2500 paket atau 2,5 ton di seluruh jajaran kota bandung. Bantuan ini ditunjukan kepada masyarakat yang belum terdata identitasnya atau E-KTP nya di pemerintah," ucap Ulung di Cikutra, Kota Bandung, Rabu (29/4/2020).

Ulung menjelaskan, Pembagian sembako tersebut dilakukan dari rumah ke rumah yang dikoordinir oleh Bhabinkamtibmas pada masing-masing wilayah di Kota Bandung. Hal ini bertujuan, lanjut Ulung, guna meminimalisir adanya kumpulan massa penerima sembako tersebut.

"Jadi kita sengaja tidak mengumpulkan tapi melalui dor to dor," ungkap Ulung.

Lebih lanjut, Ulung menambahkan, kegiatan bakti sosial tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk tetap beraktivitas dirumah, dan membantu mencegah penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19.

"Dengan adanya bantuan ini memberikan motivasi kepada masyarakat, sehingga mereka bisa mengantisipasi untuk mencegah atau menyebarnya virus Covid-19 di kota bandung," pungkas Ulung.

Ditemui ditempat yang sama, satu diantara penerima bantuan, Oman Suyaman mengungkapkan, dirinya mengapresiasi bantuan sembako dari Polrestabes Bandung. Dirinya yang tidak terdata dalam bantuan pemerintah, merasa sangat terbantu dengan adanya sembako tersebut.

"Ya alhamdulillah, terimakasih ke pak polisi, saya ga terdata (oleh pemerintag) juga dapat bantuan," ujar Oman. (Ridwan Abdul Malik)