Duh, Ade Yasin Temukan Modus Pemudik Sembunyi Didalam Truk

Duh, Ade Yasin Temukan Modus Pemudik Sembunyi Didalam Truk
foto: INILAH/Reza Zurifwan
INILAH, Bogor - Menjelang perpanjangan masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 14 hari kedepan, Bupati Bogor Ade Yasin meninjau check point PSBB di perbatasan Kecamatan Cigombong dengan Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
 
"Hari ini saya dan Kapolres Bogor AKBP Roland Rolandy meninjau check point PSBB di Jalan Raya Bogor Sukabumi di Kecamatan Cigombong, bagi warga yang ingin baik ke Sukabumi ataupub Bogor akan kami perintahkan untuk putar balik," ucap Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Rabu (29/4).
 
Mantan advokat ini menerangkan selama masa penerapan PSBB, jajaran Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Polisi menemukan adanya modus menutupi bak truk padahal isinya kendaraan bermotor roda dua dan para pemudik.
 
"Petugas gabungan masih menemukan adanya penutupan bak truk yang isinya kendaraan bermotor roda dua dan para pemudik, ini mereka lakukan demi bisa lolos pemeriksaan petugas," terangnya.
 
Kapolres Bogor AKBP Roland Rolandy mengungkapkan jajaran Sat Lantas  sudah memutar balikkan  340 kendaraan bermotor pemudik baik yang mau ke Bogor atau ke luar dari wilayah Kabupaten Bogor.
 
"340 kendaraan bermotor para pemudik yang kita perintahkan untuk putar balik itu kita lakukan di 55 lokasi check point PSBB, setelah sebelumnya kami memastikan bahwa mereka bukanlah warga sekitar," ungkap AKBP Roland.
 
Diwawancarai di lokasi yang sama, Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Bogor Dudi Rukmayadi mengatakan dengan diterapkannya PSBB jumlah penumpang angkutan umum di dalam kota menurun hingga 70 persen, sementara angkutan atau bus antar kota dan provinsi sudah lama diberhentikan operasinya.
 
"Dalam pelaksanaan pengecekan kendaraan di  masa PSBB ini kami sudah memastikan bahwa angkutan atau bus antar kota dan provinsi sudahdiberhentikan operasinya sementara dengan aturan yang ada, jumlah penumpang angkutan umum di dalam kota menurun di angka 50 hingga 70 persen," kata Dudi. (Reza Zurifwan)