Polisi Bandung Tambah Rekayasa Jalan, Ini Lokasinya...

Polisi Bandung Tambah Rekayasa Jalan, Ini Lokasinya...
foto: INILAH/Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Dalam rangka menekan aktivitas masyarakat dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung. Satlantas Polrestabes Bandung menambah titik rekayasa buka tutup arus lalu lintas.

Berdasarkan pantauan, Jalan Bypass Buah Batu dilakukan pentutupan sejak dari pagi. Masyarakat yang melintas pun diarahkan untuk berbelok ke arah Jalan Mohammad Toha ataupun ke arah Jalan Kiaracondong.

Kasat Lantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo mengatakan, rekayasa lalu lintas tersebut merupakan hasil evaluasi selama pelaksaan penerapan PSBB di Kota Bandung.

Menurutnya, kendaraan roda dua dan empat di Kota Bandung mulai berkurang sejak diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Namun, dari pengamatan selama satu pekan pelaksanaan PSBB, masih banyak kendaraan memenuhi jalanan Kota Bandung datang dari daerah penyangga, salah satunya Kabupaten Bandung.

"Penutupan di bypass buahbatu ini hasil evaluasi selama pelaksanaan PSBB dibeberapa cek poin," ucap Bayu di Bypass Buah Batu, Kota Bandung, Rabu (29/4/2020).

"Jalur selatan ini merupakan jalur yang lumayan ramai untuk dilintasi. Kemudian dari penutupan ini, kita akan lihat sejauh mana kendaraan dari jalur selatan (Kabupaten Bandung) ini memasuki Kota Bandung. Apakah hanya sekedar melintas, atau memang ada tujuan ke titik di pusat Kota Bandung," sambung Bayu.

Bayu mengungkapkan, penyekatan jalan tersebut tidak akan dilakukan selama 24 jam. Hanya pada jam-jam tertentu saja, misalnya pada pagi ke siang bakal ditutup dan baru dibuka siang ke sore. Kemudian pada waktu sore menuju malam akan kembali dtutup.

"Kita evaluasi setiap harinya. Sementara ini kami akan mencoba dari pagi sampai siang, siang dibuka nanti sore sampai malam akan ditutup kembali," ungkap Bayu.

Bayu menyebutkan, selain jalan Bypass Buah Batu, Polisi juga merencanakan untuk melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan lainnya. Diantaranya, jalan Dewi Sartika karena ruas jalan ini berdekatan dengan jalan Asia Afrika yang sudah tutup lebih dahulu.

"Rencana kita akan mencoba, jalur Dewi Sartika mengarah alun-alun akan dilakukan penutupan. Karena efektifnya jalur dewi sartika ini kita di jalur asia Afrika sudah dilakukan penutupan, dan nanti kita akan lihat lagi perkembangan," tutur Bayu.

Lebih lanjut, Bayu menambahkan, Dengan adanya penambahan penyekatan jalur ini, diharapkan masyarakat bisa lebih mengedepankan aturan dalam PSBB untuk tidak banyak berkativitas di luar rumah. Masyarakat bisa tetap berada di rumah dan untuk para pekerja bisa bekerja dari rumah.

"Sekali lagi ini bukan untuk mempersulit masyarakat, tapi keigninan kita semua warga bandung pada situasi ini, harus tetap berada di rumah mudah-mudahan bisa terlaksana," pungkas Bayu. (Ridwan Abdul Malik)